Dirawat Khusus Selama 3 Tahun, 'Kang Jo' Si Sapi Jumbo Terpilih Jadi Sapi Kurban Presiden

Bupati Lumajang Indah Amperawati (kiri) meninjau sapi kurban Presiden Prabowo Subianto di Desa Sukosari, Kecamatan Kunir, Sabtu (23/5/2026). ANTARA/HO-Diskominfo Lumajang/vft.

Dirawat Khusus Selama 3 Tahun, 'Kang Jo' Si Sapi Jumbo Terpilih Jadi Sapi Kurban Presiden

Whisnu Mardiansyah • 24 May 2026 20:05

Lumajang: Seekor sapi jenis metal cross bernama "Kang Jo" terpilih menjadi hewan kurban Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Pemilihan sapi asal Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, ini dinilai mampu mengangkat potensi peternak lokal di daerah tersebut.

"Alhamdulillah, saya sangat bangga dan senang, karena hal ini menjadi bentuk hasil usaha dan perawatan yang selama ini kami lakukan," ujar peternak asal Desa Sukosari, Kecamatan Kunir, Reyhan Zaky Pratama, di Lumajang, seperti dilansir Antara, Minggu, 24 Mei 2026.

Terpilihnya sapi milik Reyhan sebagai hewan kurban Presiden Prabowo Subianto menjadi gambaran bahwa potensi peternakan daerah terus berkembang melalui peningkatan kualitas pemeliharaan ternak serta ketekunan para peternak lokal.

Reyhan menjelaskan bahwa sapi "Kang Jo" dirawat selama kurang lebih tiga tahun setelah ia membelinya dari seorang peternak lain. Selama masa perawatan, ia memberikan perhatian penuh terhadap sapi tersebut.
 


Sapi dengan bobot mencapai 1 ton 144 kilogram (1.144 kg) itu dirawat dengan pengaturan pola pakan yang terjadwal, menjaga kebersihan kandang, serta melakukan pemantauan kesehatan secara berkala agar sapi tetap tumbuh dalam kondisi optimal.

"Untuk menjaga pertumbuhan bobot sapi, saya memberikan pakan berupa ampas tahu, konsentrat, dan tambahan karbohidrat agar pertumbuhan sapi lebih cepat dan maksimal," katanya.

Sementara itu, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyampaikan bahwa sapi bantuan Presiden pada tahun ini memiliki bobot yang lebih berat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Kalau tahun lalu beratnya belum mencapai satu ton, sekarang sudah 1,144 ton. Kami berharap setiap hari masih bertambah sekitar satu kilogram," ujarnya.


Ilustrasi hewan kurban. Medcom.id

Sapi bantuan Presiden Prabowo tersebut rencananya akan diserahkan sehari menjelang Hari Raya Idul Adha kepada pengurus Masjid Nurul Falah, untuk selanjutnya disembelih dan dibagikan kepada masyarakat.

"Kalau tahun lalu penyalurannya di Masjid An-Nas Mahfud, sekarang bergantian di Masjid Nurul Falah," jelasnya.

Di balik terpilihnya sapi "Kang Jo" sebagai hewan kurban Presiden, terdapat proses panjang yang menunjukkan bahwa kualitas peternakan tidak hanya ditentukan oleh ukuran atau jenis ternak semata, tetapi juga dipengaruhi oleh ketelatenan peternak dalam menerapkan pola pemeliharaan yang baik.

Terpilihnya sapi asal Lumajang sebagai hewan kurban Presiden diharapkan dapat memotivasi para peternak lainnya untuk terus meningkatkan kualitas pemeliharaan ternak, sekaligus memperkuat potensi sektor peternakan sebagai salah satu penopang ekonomi masyarakat.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)