Jelang Ramadan, Program JMN Fokus Pembangunan Masjid di Wilayah 3T

Program Jelajah Masjid Nusantara (JMN) mendukung pembangunan masjid di wilayah 3T. Foto: Masjid Nusantara

Jelang Ramadan, Program JMN Fokus Pembangunan Masjid di Wilayah 3T

Fajar Nugraha • 12 February 2026 18:15

Jakarta: Menjelang Ramadan 2026, sejumlah inisiatif penguatan fungsi masjid di daerah tertinggal kembali digencarkan.

Salah satunya melalui peluncuran Program Jelajah Masjid Nusantara (JMN) yang digelar di Jakarta.

Program ini diarahkan untuk mendukung pembangunan dan penguatan peran masjid di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), terutama dalam menghadapi Ramadan yang identik dengan meningkatnya aktivitas ibadah dan kegiatan sosial keagamaan masyarakat.

CEO Masjid Nusantara Pras Purworo mengatakan, hingga saat ini pihaknya telah terlibat dalam pembangunan masjid di puluhan kabupaten kategori 3T. Ke depan, program tersebut ditargetkan menjangkau lebih banyak daerah yang masih memiliki keterbatasan fasilitas ibadah.

“Masjid bukan hanya dibangun secara fisik, tetapi juga dihidupkan fungsinya sebagai pusat kegiatan masyarakat,” ujar Pras, dalam keterangan tertulis, Kamis 12 Februari 2026.

Peluncuran program tersebut turut dihadiri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto. Ia menekankan pentingnya optimalisasi fungsi masjid di desa, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan dan penguatan sosial masyarakat.

“Kita ingin masjid kembali menjadi pusat aktivitas umat, sebagaimana pada masa Rasulullah, yang mampu menggerakkan kehidupan sosial di desa,” kata Yandri.

Dalam diskusi yang digelar pada kesempatan itu, sejumlah pihak menyoroti tantangan pembangunan desa di wilayah 3T, termasuk keterbatasan infrastruktur dan fasilitas keagamaan. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi salah satu kunci untuk memperluas akses masyarakat terhadap sarana ibadah yang layak, terutama menjelang Ramadan ketika kebutuhan ruang ibadah meningkat.

Program Jelajah Masjid Nusantara sebelumnya telah berjalan dalam beberapa musim dan menyasar pembangunan maupun renovasi masjid di berbagai daerah pelosok. Selain pembangunan fisik, program ini juga mendorong penguatan fungsi masjid sebagai pusat pembinaan keagamaan dan kegiatan sosial.

Dengan Ramadan yang semakin dekat, penguatan peran masjid di wilayah 3T diharapkan dapat mendukung masyarakat dalam menjalankan ibadah secara lebih optimal, sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tingkat desa.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)