Militer AS Klaim Tembak Jatuh Drone Iran yang Targetkan Kapal di Selat Hormuz

Aktivitas kapal di Selat Hormuz. (Anadolu Agency)

Militer AS Klaim Tembak Jatuh Drone Iran yang Targetkan Kapal di Selat Hormuz

Willy Haryono • 13 June 2026 16:08

Washington:  Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan pasukan AS telah mencegat sejumlah drone serang sekali pakai yang diluncurkan Iran dan diduga menargetkan kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.

Dalam pernyataan yang diunggah melalui platform X pada Jumat malam waktu setempat, CENTCOM menyatakan seluruh ancaman udara tersebut berhasil dinetralisasi dalam beberapa jam terakhir tanpa mengganggu lalu lintas pelayaran di jalur strategis tersebut.

"Iran meluncurkan beberapa drone serang sekali pakai dalam upaya menyerang kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz. Pasukan AS telah menembak jatuh seluruh drone tersebut dalam beberapa jam terakhir," tulis CENTCOM, seperti dikutip dari Yeni Safak, Sabtu, 13 Juni 2026.

Militer AS menyebut operasi pertahanan dilakukan untuk memastikan keselamatan pelayaran komersial yang melintasi salah satu jalur perdagangan energi terpenting di dunia.

CENTCOM menegaskan bahwa koridor perdagangan internasional di Selat Hormuz tetap terbuka dan aktivitas pelayaran berlangsung normal.

Menurut militer AS, arus lalu lintas kapal tidak mengalami gangguan meskipun terjadi upaya serangan terhadap kapal-kapal yang melintas di kawasan tersebut.

Selat Hormuz merupakan jalur maritim vital yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab dan menjadi rute utama pengiriman minyak serta gas alam dunia.

Insiden tersebut terjadi ketika Amerika Serikat dan Iran masih terlibat dalam upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan yang meningkat dalam beberapa waktu terakhir.

Meski negosiasi terus berlangsung, aktivitas militer di kawasan Teluk tetap tinggi. Kedua pihak dilaporkan mempertahankan kesiagaan pertahanan di sekitar jalur-jalur maritim strategis guna mengantisipasi potensi eskalasi yang lebih luas.

Baca juga:  AS Siapkan Rencana Amankan Uranium Iran Jika Kesepakatan Tercapai

(Willy Haryono)