TRC BPBD Jember bergerak cepat menangangi banjir bandang yang menerjang Desa Pakis, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Senin malam, 2 Februari 2026. ANTARA/HO-BPBD Jember
Satu Orang Hanyut Terseret Banjir Bandang di Jember
Silvana Febiari • 3 February 2026 08:44
Jember: Satu orang hanyut terseret banjir bandang di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Banjir bandang tersebut menerjang dua kecamatan, yakni Kecamatan Panti dan Rambipuji.
"Satu korban bernama Pak Wahid yang juga mantan Sekretaris Desa (Sekdes) Pakis terseret derasnya arus banjir bandang dan puluhan rumah terdampak," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Edi Budi Susilo, dikutip dari Antara, Selasa, 3 Februari 2026.
Menurutnya hujan deras dengan intensitas sedang mengguyur daerah hulu Sungai Badean dan sekitar Desa Pakis, Kecamatan Panti pada pukul 14.00 WIB, Senin, 2 Februari 2026. Hujan ini menyebabkan kenaikan debit air sungai berwarna coklat dan berlumpur.
Baca Juga :
Diguyur Hujan Deras, Kota Jember Dikepung Banjir
"Pukul 19.40 WIB, banjir bandang dengan arus cukup deras membawa material lumpur, potongan bambu dan kayu meluap ke pemukiman, menggerus dapur rumah warga di bantaran sungai dan menghanyutkan salah satu warga di Desa Pakis," tuturnya.
Banjir bandang di Desa Pakis, Kecamatan Panti, merendam sekitar 30 rumah dengan ketinggian lumpur mencapai 20 sentimeter. Beberapa rumah warga bahkan mengalami kerusakan parah, termasuk dapur yang ambruk diterjang banjir.
"Puluhan warga sempat mengungsi di salah satu rumah Pak Her di Desa Pakis, dan keluarga korban yang terseret arus banjir bandang juga mengungsi di rumah saudaranya," katanya.
(1).jpg)
Ilustrasi banjir. Metrotvnews.com/Khairunnisa Puteri M
Banjir bandang juga melanda Dusun Tembelang, Desa Pecoro, Kecamatan Rambipuji, hingga merendam dua rumah dengan ketinggian lumpur sekitar 40 cm. Aliran sungai bahkan tersumbat oleh barongan bambu yang roboh melintang.
"Hari ini dilakukan gotong royong pembersihan rumah warga dan akses jalan yang terendam lumpur agar bisa dilalui oleh masyarakat, serta BPBD Jember meminta Dinas Sosial memberikan bantuan dan membuka dapur umum, serta Dinkes memberikan layanan kesehatan untuk warga terdampak banjir bandang," ujarnya.
Tim SAR gabungan akan melanjutkan pencarian korban hanyut yang terseret banjir bandang. Edi berharap korban segera ditemukan.