LRT Jabodebek Operasikan 270 Perjalanan/Hari Selama Libur Panjang

Ilustrasi. Foto: Dok istimewa

LRT Jabodebek Operasikan 270 Perjalanan/Hari Selama Libur Panjang

Eko Nordiansyah • 3 May 2026 10:05

Jakarta: LRT Jabodebek mengoperasikan 270 perjalanan per hari selama libur panjang 1 hingga 3 Mei guna mengakomodasi peningkatan mobilitas masyarakat dan memastikan layanan transportasi publik tetap optimal dan lancar.

"Pada libur panjang akhir pekan pada 1–3 Mei 2026, KAI mengoptimalkan layanan LRT Jabodebek dengan mengoperasikan 270 perjalanan per hari guna mendukung mobilitas masyarakat yang diperkirakan meningkat selama periode liburan," kata Manager of Public Relation LRT Jabodebek Radhitya Mardika dalam keterangan di Jakarta, dikutip dari Antara, Minggu, 3 Mei 2026.

Dia menyampaikan dengan jaringan yang terhubung ke berbagai kawasan strategis di Jabodebek, transportasi itu menjadi solusi publik yang efisien bagi masyarakat untuk mengakses pusat perkantoran, pusat perbelanjaan, kawasan hunian, hingga titik-titik rekreasi.

"Sekaligus terintegrasi dengan moda lain seperti KRL Commuter Line, KA Bandara, kereta cepat Whoosh, MRT, TransJakarta, dan layanan feeder lainnya," ujarnya.

Menurutnya momentum libur panjang (long weekend) menjadi waktu yang tepat bagi masyarakat untuk menggunakan transportasi publik yang lebih efisien dan andal.

Pada periode libur panjang, lanjut Radhitya, transportasi menggunakan LRT Jabodebek menawarkan keunggulan dari sisi efisiensi waktu dan kenyamanan karena bebas dari kemacetan.

"Dengan sistem perjalanan yang terjadwal dan terpantau, masyarakat dapat bepergian dengan lebih pasti,” tuturnya.


(Ilustrasi. MI/Susanto)

Jumlah pengguna LRT Jabodebek

Ia menyebutkan berdasarkan data per Jumat, 1 Mei 2026, jumlah pengguna LRT Jabodebek tercatat sebanyak 45.077 pengguna. Adapun stasiun dengan jumlah pengguna tertinggi yakni:
  • Dukuh Atas 7.840 pengguna.
  • Harjamukti 5.338 pengguna.
  • Cikoko 4.718 pengguna. 
  • Bekasi Barat 3.845 pengguna.
  • Jati Mulya 3.160 pengguna.
  • TMII 2.204 pengguna.
  • Kampung Rambutan 933 pengguna.
Sementara itu, pada Sabtu, 2 Mei 2026, hingga pukul 14.00 WIB, tercatat sebanyak 22.201 pengguna. Stasiun dengan jumlah pengguna tertinggi didominasi:
  • Harjamukti 3.254 pengguna.
  • Jati Mulya 2.000 pengguna.
  • Cikoko 1.888 pengguna.
  • Dukuh Atas 1.863 pengguna. 
  • Bekasi Barat 1.654 pengguna.
  • Cikunir 1 1.652 pengguna.
  • TMII 901 pengguna.
“Ini mencerminkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap transportasi LRT Jabodebek yang efisien, terjangkau, dan memiliki kepastian waktu tempuh," kata dia.

Selain itu, LRT Jabodebek menawarkan tarif yang terjangkau dengan tarif maksimal Rp10 ribu, sehingga menjadi pilihan ekonomis bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan selama libur panjang.

Di tengah peningkatan mobilitas tersebut, KAI mengimbau seluruh pengguna LRT Jabodebek untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama selama perjalanan.

Selain itu memprioritaskan tempat duduk bagi ibu hamil, ibu menyusui, pengguna dengan balita, lansia, dan penyandang disabilitas; tidak makan dan minum selama berada di dalam kereta maupun area stasiun; Tidak berbicara dengan suara keras serta tidak menyalakan perangkat elektronik dengan volume tinggi; pengguna diimbau menggunakan earphone;

Kemudian tidak membawa barang yang dilarang seperti makanan berbau menyengat, senjata tajam, hewan, dan barang lainnya yang dapat mengganggu kenyamanan pengguna.

KAI juga memastikan kesiapan operasional LRT Jabodebek melalui pengawasan terintegrasi dan kehadiran petugas di lapangan guna menjaga keselamatan, keamanan, dan kelancaran perjalanan pengguna selama periode libur panjang.

Melalui layanan yang terhubung, andal, dan terjangkau, KAI mengajak masyarakat untuk memanfaatkan transportasi publik LRT Jabodebek sebagai pilihan utama selama long weekend, sekaligus mendukung mobilitas perkotaan yang lebih efisien, tepat waktu, dan berkelanjutan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)