PT PLN (Persero) UIP3B Sumatra berkolaborasi dengan Media Academy Media Group menggelar workshop jurnalistik multiplatform di Pusdiklat PLN Ragunan, Jakarta Selatan. Foto: Metro TV/Muhammad Iqbal Sidiq.
Belajar dari Bencana Aceh, PLN Latih Petugas Kuasai Mobile Journalism
Muhammad Iqbal Sidiq • 21 May 2026 18:13
Jakarta: PT PLN (Persero) UIP3B Sumatra berkomitmen melakukan transformasi dalam pola komunikasi krisis di era digital. Pengalaman penanganan bencana Aceh menjadi pemantik untuk membekali petugas dengan kemampuan Mobile Journalism (Mojo).
"Waktu itu perjuangan teman-teman kita di lapangan selama satu bulan non-stop, bahkan 24 jam kita tidak stop, kita bagi shift," ujar Manager Komunikasi dan TJSL PLN UIP3B Sumatra, Andi Pratama, di Pusdiklat PLN Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis, 21 Mei 2026.
Andi menjelaskan, arahan dari pimpinan PLN sangat jelas, yakni wajib mengabadikan setiap momen krusial di lapangan. Tujuannya agar masyarakat luas mengetahui besarnya dedikasi dan perjuangan para petugas.
Melalui pelatihan ini, para petugas dilatih secara mandiri agar mampu memproduksi konten informasi yang visual, cepat, dan akurat secara langsung dari lokasi kejadian tanpa harus menunggu tim komunikasi pusat.
"Ini yang men-trigger kita bagaimana supaya setiap momen yang terjadi di unit bisa langsung create dan take the moment secepat mungkin saat ada kejadian apa pun," tambah Andi.

PT PLN (Persero) UIP3B Sumatra berkolaborasi dengan Media Academy Media Group menggelar workshop jurnalistik multiplatform di Pusdiklat PLN Ragunan, Jakarta Selatan. Foto: Metro TV/Muhammad Iqbal Sidiq.
Langkah ini juga menjadi fondasi PLN dalam mengubah pola komunikasi ke arah yang lebih responsif dan terbuka. PLN berkomitmen untuk bergerak dinamis dan menuntut transparansi informasi yang diukur dalam hitungan menit, bukan lagi jam.
"Semakin cepat diinformasikan, pelanggan akan merasa tenang karena tahu penyebabnya. Setiap berita yang naik harus bisa kita antisipasi dan kita konfirmasi sedini mungkin," ucap Andi.