BPOM Temukan 22 Obat Stamina Pria hingga Pegal Linu Berbahaya, Bisa Picu Stroke dan Ginjal Rusak

Ilustrasi obat dan suplemen. Foto: Freepik.

BPOM Temukan 22 Obat Stamina Pria hingga Pegal Linu Berbahaya, Bisa Picu Stroke dan Ginjal Rusak

Gabriella Thesa Widiari • 22 May 2026 12:27

Jakarta: Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan 22 merek Obat Bahan Alam (BPO) berbahaya yang terbukti mengandung Bahan Kimia Obat (BKO). Sebanyak 13 di antaranya merupakan produk stamina pria.

"Sebanyak 10 di antaranya merupakan produk yang telah memiliki Nomor Izin Edar (NIE). Sedangkan, 12 produk OBA lainnya tidak memiliki NIE atau mencantumkan NIE fiktif pada kemasannya," ujar Kepala BPOM Taruna Ikrar, dilansir dari Antara, Jumat, 22 Mei 2026.
 


Adapun zat-zat yang ditemukan pada 22 produk tersebut antara lain sildenafil, tadalafil, nortadalafil, parasetamol, metil testosteron, deksametason, hingga mikonazol. Selain obat stamina pria, kandungan berbahaya ini juga ditemukan di beberapa produk pegal linu, penggemuk badan, hingga Pereda gatal.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, OBA yang mengandung sildenafil, tadalafil, dan nortadalafil pada produk stamina pria berisiko menyebabkan gangguan jantung, stroke, hingga kematian mendadak. Terlebih jika dikonsumsi tanpa pengawasan tenaga kesehatan

Selain itu, paparan zat seperti siproheptadin dan klorfeniramin maleat dalam jangka panjang tanpa dosis yang tepat berisiko menyebabkan kantuk berat, gangguan metabolisme, dan kerusakan fungsi hati.

"Sementara itu, penggunaan deksametason, prednisolon, natrium diklofenak, dan asam mefenamat secara tidak terkontrol pada produk pegal linu dapat memicu kerusakan ginjal, perdarahan lambung, hingga efek moon face akibat gangguan hormon," kata Taruna. 


Kepala BPOM Taruna Ikrar. Foto: Antara.

Dia mengatakan, produk-produk tersebut diproduksi oleh pihak yang tidak teridentifikasi secara resmi atau identitas produsen fiktif. Menurutnya, hal tersebut dilakukan untuk mengelabui konsumen. 

"Ketiadaan izin edar ini berarti produk-produk tersebut tidak pernah melewati proses evaluasi keamanan, khasiat, dan mutu oleh BPOM, sehingga kandungan di dalamnya sangat membahayakan konsumen," kata Taruna. 

Pihaknya berkomitmen untuk menindak tegas pelaku usaha yang dengan sengaja menambahkan BKO ke dalam produk obat bahan alam, dan memberikan sanksi sesuai peraturan dan undang-undang yang berlaku.

Dia mengimbau agar temuan ini dapat menjadi atensi publik mengenai risiko kesehatan yang mengintai di balik produk obat bahan alam yang menjanjikan hasil instan. Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan tidak mudah tergiur oleh klaim produk obat bahan alam yang menjanjikan hasil instan atau memiliki efek yang sangat cepat.

Adapun daftar produk-produk tersebut sebagai berikut:

- Gutamin
- Fu Wei Capsules
- GERANIUM WILFORDII OINTMENT
- Maduon
- Happyco
- Sehat Pria
- Godong Ijo
- Djinggo.
- Sultan-Co
- Pegal Linu Sarang Klanceng
- Kopi Arab Gold Plus Tongkat Ali
- Kopi Super Jantan
- Samyun Wan
- Dua Cobra Gatal-Gatal (Eksim)
- ASAMULYN
- Bio Nerve Energy Boost Up NDR Group Resources
- Kapsul Strong Love
- Sinatren
- Nyerat Nyeri Tulang & Asam Urat
- YAMAN STRONG HONEY
- U.S.A VIAGRA
- VIGRA PLATINUM.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gabriella Thesa Widiari)