Sedikitnya sembilan pekerja tewas setelah terowongan proyek PLTA di Sikkim, India, runtuh. (Anadolu Agency)
Terowongan Proyek PLTA di India Runtuh, 9 Pekerja Tewas
Willy Haryono • 21 July 2026 14:04
Sikkim: Sedikitnya sembilan pekerja tewas setelah terowongan proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang masih dalam tahap pembangunan runtuh di Distrik Namchi, Negara Bagian Sikkim, India, pada Senin, 20 Juli 2026.
Pemerintah Sikkim menyatakan sejumlah pekerja lainnya masih terjebak di dalam terowongan, sementara operasi pencarian dan penyelamatan terus dilakukan.
"Operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung untuk menemukan dan mengevakuasi para pekerja yang masih terjebak," ujar pernyataan pemerintah Sikkim yang dikutip Anadolu Agency, Selasa, 21 Juli 2026.
Menurut laporan, longsor menutup pintu masuk terowongan dan diduga memicu kebocoran gas, sehingga menyulitkan proses evakuasi.
Perdana Menteri India Narendra Modi telah berbicara melalui sambungan telepon dengan Kepala Menteri Sikkim Prem Singh Tamang untuk memperoleh informasi mengenai situasi di lokasi serta meninjau perkembangan operasi penyelamatan.
Modi juga menjanjikan dukungan penuh dari pemerintah pusat guna membantu proses penyelamatan dan penanganan para korban.
Pemerintah Sikkim menyatakan operasi penyelamatan dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai lembaga. Tim penyelamat khusus juga dikerahkan untuk membantu mengevakuasi para pekerja yang masih terjebak di dalam terowongan.
Baca juga: Insiden Tembok Runtuh di India Tewaskan Tujuh Orang, Termasuk Dua Anak-Anak