Warga melintasi lokasi banjir di wilayah Subang. (ANTARA/HO-Pemkab Subang)
Sepekan Belum Surut, Banjir di Subang Rendam 51 Desa
Whisnu Mardiansyah • 31 January 2026 15:47
Subang: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang, Jawa Barat, mencatat bencana banjir yang terjadi sejak sepekan terakhir telah merendam ribuan rumah di 51 desa yang tersebar di tujuh kecamatan.
Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, menyampaikan sejak banjir terjadi, pemerintah daerah telah melakukan penanganan darurat. Upaya tersebut antara lain memantau kondisi banjir di sejumlah titik dan memastikan warga terdampak aman dan sehat.
“Pemerintah Kabupaten Subang mendirikan dapur umum di setiap desa yang dilanda banjir untuk memenuhi kebutuhan makanan warga terdampak,” kata Bupati Reynaldy di Subang seperti dilansir Antara, Sabtu, 31 Januari 2026.
Dalam penanganan banjir, Bupati juga berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) agar memperhatikan kondisi tanggul sungai sehingga tidak jebol dan memperparah banjir.
Berdasarkan catatan BPBD setempat hingga Sabtu pagi, banjir di wilayah Subang telah merendam 7.536 rumah. Sebanyak 13.541 Kepala Keluarga (KK) atau 36.060 jiwa terdampak.
Banjir yang berlangsung sepekan juga dilaporkan merendam 27 sarana ibadah, 20 sekolah, dan 2.884 hektare areal persawahan. BPBD Subang mencatat 276 KK atau 645 jiwa mengungsi. Tujuh kecamatan yang dilanda banjir, sesuai data BPBD Subang, adalah Pusakanagara, Ciasem, Blanakan, Pusakajaya, Sukasari, Legonkulon, dan Pamanukan.
Bupati menyampaikan keprihatinan atas bencana ini dan meminta warga bersabar. Pemkab Subang telah menugaskan aparat desa agar logistik disalurkan langsung ke masyarakat melalui Rukun Tetangga (RT). Pihaknya berkomitmen penuh melakukan berbagai upaya penanggulangan banjir serta memastikan keselamatan dan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi.
.jpg)
Warga terdampak banjir di wilayah Pamanukan, Subang, mengungsi di kolong jembatan layang. (ANTARA/HO-Pemkab Subang)