41 Jenazah Korban Longsor Cisarua Teridentifikasi

Proses evakuasi menggunakan alat berat di lokasi Longsor Cisarua Kabupaten Bandung Barat pada Kamis, 29 Januari 2026. ANTARA/Ilham Nugraha

41 Jenazah Korban Longsor Cisarua Teridentifikasi

Silvana Febiari • 29 January 2026 13:37

Bandung Barat: Sebanyak 41 kantong jenazah korban longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) hingga pukul 22.00 WIB, Rabu, 28 Januari 2026. Dari jumlah tersebut, dua kantong jenazah merupakan hasil identifikasi terbaru yang ditemukan dalam operasi pencarian pagi ini. 

“Hasil identifikasi hingga pagi ini berdasarkan data terbaru pada pukul 22.00 WIB, terdapat 41 kantong jenazah yang dua di antaranya merupakan satu jiwa,” kata Kepala Kantor Tim Search and Rescue (SAR) Bandung Ade Dian, dikutip dari Antara, Kamis, 29 Januari 2026. 

Ia menjelaskan korban yang teridentifikasi berasal dari berbagai kelompok usia. Mulai dari anak-anak hingga lanjut usia, serta beberapa di antaranya merupakan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan mayoritas korban merupakan warga Desa Pasirlangu dan sekitarnya.
 


"Identifikasi dilakukan melalui berbagai metode, mulai dari sidik jari, data e-KTP, pemeriksaan gigi, properti, hingga data medis dan administrasi," tambahnya.

Korban yang berhasil diidentifikasi sebagian besar merupakan warga setempat di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, yang berasal dari sejumlah kampung, yakni Kampung Pasir Kuning (Sunarya, Delisa), Kampung Nyalindung (Jajang Taryana, Susi Rahayu), Kampung Babakan (Nining, Ai Sumarni, Koswara, Andar, Tini, Karmita, Komarudin, Baran Permana, Elis Aning, serta Komarawati alias Engkom).

Sementara itu, Kampung Pasirkuda (Dadang, Nurhayati, Ayu Yuniarti, Deni Suparman, Andri, Cicah Mulyani, Passa Widia Putri, dan Pipin Koswandi), serta Kampung Baru (Lina Lismayanti).


Lokasi longsor di Cisarua, Bandung Barat. (Metro TV/Edwan Hadnansyah)

Selain warga setempat, tim DVI juga mengidentifikasi sejumlah korban yang berasal dari luar Desa Pasirlangu, yakni Muhammad Kori (Lampung Timur), Sidiq Harianto (Pesawaran, Lampung), dan Andre Nicky Olga Suwita (Jakarta Selatan), yang seluruhnya teridentifikasi melalui metode sidik jari.

Sementara korban anak-anak yang telah berhasil diidentifikasi, antara lain Keyla, Passa Widia Putri (Kampung Pasirkuda), Delisa (Kampung Pasir Kuning), Adri Firmansyah, serta Reza Subagja.

Tim SAR gabungan bersama DVI Polri terus melanjutkan proses pencarian korban longsor. Meskipun menghadapi medan yang berat dan cuaca yang tidak menentu, mereka tetap berusaha mengidentifikasi korban lainnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)