Mendag Pede Produk Lokal Indonesia Bisa Mendunia, Asal..

Ilustrasi, produk dalam negeri. Foto: Metrotvnews.com/Aditya Mahatva Yodha.

Mendag Pede Produk Lokal Indonesia Bisa Mendunia, Asal..

Husen Miftahudin • 10 May 2026 16:45

Jakarta: Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso meyakini produk lokal Indonesia di mata dunia punya daya saing di mata dunia. Namun, ia mengingatkan pentingnya peran konsumen dalam mendorong peningkatan daya saing tersebut.

"Salah satu peran konsumen itu adalah bagaimana kita menggunakan produksi dalam negeri dengan baik, tapi dengan syarat, dengan syarat adalah produksinya atau produknya mempunyai daya saing," kata Budi di sela perayaan Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2026 di Jakarta, mengutip Antara, Minggu, 10 Mei 2026.

"Nah siapa yang bisa menjadikan produk ini mempunyai daya saing? Ya salah satunya konsumen, karena konsumen ini yang mengontrol, baik produk maupun jasa, semua bisa dikontrol oleh konsumen," ujar Budi menambahkan.

Dengan konsumen yang cerdas, ia menilai produsen lokal juga akan terpacu untuk membuat produk yang bagus. Selanjutnya, diharapkan dengan produk-produk yang berdaya saing, nantinya akan menekan laju masuknya produk impor.

"Kalau konsumen ini sudah mengerti mana yang produk bagus, mana yang tidak, maka otomatis produsen itu akan dikontrol untuk melakukan atau memproduksi produk yang punya daya saing. Kalau produk sudah punya daya saing, berarti, ya, kita bisa menahan laju impor," kata dia.
 

Baca juga: Mendag Siapkan Aturan Baru E-commerce, Biaya Admin Toko Online Bakal Turun?


(Mendag Budi Santoso. Foto: dok Biro Humas Kemendag)
 

Tingkatkan perlindungan konsumen dan produsen lokal 


Pria yang juga akrab disapa Busan itu mengatakan perlindungan konsumen harus beriringan dengan perlindungan produsen lokal sehingga ekosistem perdagangan di Indonesia dapat berjalan dengan baik.

"Kita terus berkolaborasi dengan stakeholder terkait dan juga pelaku usaha. Kita kalau untuk melindungi konsumen, kita juga tidak bisa meninggalkan produsen, karena kita harus jalan bersama, kita tidak bisa berjalan sendiri," ujar Budi. 

Oleh karena itu, ia menilai kolaborasi dari para pemangku kepentingan terkait mulai dari pemerintah, pelaku usaha, hingga masyarakat juga diperlukan untuk melindungi ekosistem tersebut.

"Kalau produsen itu bisa memberikan layanan yang baik, bisa memberikan produk yang baik, pasti dia akan semakin bagus. Ketika kita mempunyai daya saing, yang diuntungkan juga produsen, tidak hanya konsumen. Jadi dua-duanya berjalan, perlunya kolaborasi antara produsen, konsumen, dan semua institusi yang terkait," jelas Busan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)