Jalur Padang-Solok Kembali Bisa Dilalui

Tim gabungan bersama Forkopimda setempat saat goro bersama membersihkan material banjir bandang yang menutupi badan jalan serta rumah warga yang terdampak di Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. ANTARA/HO-Diskominfo Solok

Jalur Padang-Solok Kembali Bisa Dilalui

Whisnu Mardiansyah • 23 September 2026 20:34

Solok: Akses jalan Padang-Solok di depan Kantor Bupati Solok, Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatra Barat, kembali dapat dilalui kendaraan. Sebelumnya, jalur tersebut sempat tertutup material akibat banjir bandang yang menerjang wilayah itu pada Senin malam, 21 September 2026.

Kasat Lantas Polres Solok Iptu Akbar Kharisma Tanjung mengatakan jalur Solok-Padang sudah kembali terbuka untuk kendaraan. Namun, pembersihan material banjir bandang masih berlangsung di sejumlah titik menggunakan alat berat.

Menurut Akbar, aktivitas alat berat dan kendaraan pengangkut material masih memengaruhi kelancaran lalu lintas. Petugas pun melakukan pengaturan arus sesuai kondisi di lapangan.

Kendaraan yang mengangkut material masih melintas di kawasan terdampak. Polisi mengatur pergerakan kendaraan untuk menjaga kelancaran lalu lintas sekaligus keselamatan pengguna jalan.

"Untuk arus jalan melihat situasi dan kondisi. Kadang dialihkan ke jalur lama atau jalur Lingkar Pintu Angin," ujarnya, seperti dilansir Antara, Rabu, 23 September 2026.

Rekayasa lalu lintas diterapkan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi jalan dan aktivitas penanganan material banjir. Petugas juga berkoordinasi dengan tim yang bekerja di lokasi sebelum melakukan pengalihan arus.
 


Selain jalur utama Solok-Padang, Jalan Lingkar Pintu Angin di Koto Gaek Guguk, Kabupaten Solok, turut digunakan sebagai jalur alternatif dalam pengaturan lalu lintas.

Polisi mengingatkan pengendara untuk tidak memasuki atau menerobos kawasan yang masih menjadi lokasi pengerjaan. Aktivitas tersebut dikhawatirkan menghambat proses pembersihan sekaligus membahayakan pengguna jalan dan petugas.

Pengendara juga diminta mematuhi arahan personel di lapangan serta menyesuaikan kecepatan dan rute perjalanan dengan kondisi terkini di kawasan terdampak bencana.


Foto udara dampak banjir bandang menerjang kawasan Nagari Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatra Barat. ANTARA/Fandi Yogari

 

"Kami mengimbau pengendara agar tidak menerobos dan mengganggu arus lalu lintas, karena masih ada pengerjaan material banjir dan evakuasi di rumah warga yang terdampak," katanya.

Sementara itu, petugas bersama tim terkait masih melakukan pembersihan serta pengangkutan material banjir bandang yang menutup sejumlah bagian jalan dan kawasan permukiman.

Penanganan tidak hanya difokuskan pada pembukaan akses jalan. Tim gabungan juga masih melakukan evakuasi serta pencarian warga terdampak di sejumlah lokasi. Hingga Rabu, 23 September 2026, satu warga yang dilaporkan hilang masih dalam pencarian tim gabungan.

(Whisnu M)