Bulu Tangkis Putra Taklukkan China 3-2, Indonesia Raih Emas Pertama

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Moh. Zaki Ubaidillah mengembalikan kok ke arah pebulu tangkis tunggal putra China Weng Hongyang pada final beregu Asian Games Aichi Nagoya 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Nagoya, Aichi, Jepang, Kamis (24

Bulu Tangkis Putra Taklukkan China 3-2, Indonesia Raih Emas Pertama

Whisnu Mardiansyah • 24 September 2026 20:29

Ichinomiya: Cabang olahraga bulu tangkis menjadi penyumbang medali emas pertama Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Tim beregu putra Merah Putih sukses mengalahkan China dengan skor 3-2 pada pertandingan final di Ichinomiya, Aichi, Jepang.

Partai kelima kemudian menjadi penentu bagi kedua tim untuk memperebutkan medali emas nomor beregu putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Merah Putih mengunci emas lewat kemenangan tunggal putra Mohammad Zaki Ubaidillah di gim kelima lewat dua set langsung melawan tunggal putra China Wng Hongyang.

Kemenangan tersebut menjadi emas pertama Indonesia dalam ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Berdasarkan rincian medali, Indonesia mengoleksi satu emas, empat perak, dan 19 perunggu.

Indonesia membuka peluang meraih emas setelah ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin memenangi partai keempat final. Kemenangan tersebut membuat skor Indonesia dan China kembali imbang 2-2.
 


Leo/Daniel mengalahkan pasangan China He Ji Ting/Li Yiu dalam dua gim langsung dengan skor 23-21, 21-10. Pertandingan berlangsung selama 44 menit.

Hasil tersebut membuat Indonesia hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengamankan emas pertama bagi kontingen Merah Putih.

"Tadi kami ingin menyumbang poin juga, jadi kami tidak mau kalah dan kuncinya perbanyak komunikasi, main lebih tenang lagi supaya bisa menyamakan kedudukan," ungkap Daniel setelah pertandingan di Ichinomiya, Aichi, Jepang, Kamis, 23 September 2026.


Tim bulu tangkis Indonesia. Dok PBSI


Kemenangan Leo/Daniel menjadi titik penting bagi Indonesia setelah tertinggal dalam pertarungan final beregu putra. Hasil tersebut membuka jalan bagi Indonesia untuk merebut gelar juara setelah skor kembali seimbang 2-2.

(Whisnu M)