Perdana Menteri Kanada Mark Carney. Foto: Anadolu
PM Carney Siapkan Skenario Ekstrem jika AS Lakukan Aksi Militer terhadap Kanada
Muhammad Reyhansyah • 24 September 2026 18:15
Ottawa: Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengatakan pemerintahnya telah mempertimbangkan kemungkinan aksi militer Amerika Serikat (AS) terhadap Kanada sebagai risiko ekstrem.
Meski demikian, Carney menegaskan hubungan komunikasinya dengan Presiden AS Donald Trump tetap berjalan di tengah memburuknya hubungan perdagangan kedua negara.
Menurut laporan The New York Times, Rabu, 23 September 2026, Carney mengatakan, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk mempersiapkan skenario yang kecil kemungkinannya terjadi tetapi dapat menimbulkan dampak serius.
Pernyataan ini ia sampaikan saat menanggapi kelakar Donald Trump yang menyebut Kanada bisa menjadi negara bagian ke-51 AS.
“Saya pikir dalam posisi seperti ini, Anda memiliki tanggung jawab untuk melihat risiko ekstrem. Itu hanya manajemen risiko. Itu bukan skenario dasar, tetapi tidak bertanggung jawab jika tidak mempersiapkannya,” kata Carney, dikutip dari Anadolu, Kamis, 24 September 2026.
Carney tidak menjelaskan secara rinci persiapan yang dilakukan pemerintah Kanada.
Ia mengatakan dirinya dan Trump masih sering berkomunikasi, termasuk beberapa kali sejak negosiasi perdagangan bilateral kedua negara runtuh pada Agustus.
“Dari perspektif saya, kami memiliki hubungan yang baik dalam arti bahwa kami dapat mengangkat telepon dan berbicara satu sama lain mengenai berbagai persoalan,” kata Carney.
Kanada menghentikan negosiasi perdagangan pada 21 Agustus setelah Carney mengatakan Washington mengajukan sejumlah persyaratan pada tahap akhir yang dinilai Ottawa tidak adil dan merugikan perekonomian Kanada.
Mengurangi Ketergantungan dengan AS
Di tengah ketegangan tersebut, Carney juga memaparkan upaya Kanada mengurangi ketergantungan terhadap teknologi dan pemasok AS.Langkah tersebut mencakup rencana untuk mengurangi ketergantungan terhadap jaringan satelit Starlink milik Elon Musk serta meninjau kembali rencana pembelian 88 jet tempur F-35 buatan AS.
Carney mengatakan Kanada ingin memperluas hubungan ekonomi dengan negara-negara lain, termasuk Tiongkok, tetapi menutup kemungkinan mempererat hubungan pertahanan dengan Beijing.
Meski perselisihan perdagangan terus berlangsung, Carney mengatakan masih ada ruang untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan dengan Washington.
Dia mencontohkan potash, bahan utama pupuk yang sebagian besar impor AS berasal dari Kanada, sebagai salah satu bidang yang berpotensi menjadi ruang kerja sama.
Trump sebelumnya mengatakan Washington tengah mengupayakan kesepakatan potash dengan Belarus.
Carney mengatakan Kanada akan tetap berupaya melakukan diversifikasi ekonomi dan strategis, termasuk jika pemerintahan AS mendatang mengambil kebijakan yang berbeda.