Sekolah Menengah Pertama Islamic Center Siak merupakan tempat kegiatan pendidikan siswa berinisial MA (15) yang meninggal dunia akibat ledakan senapan rakitan hasil karyanya dalam mengikuti praktik laboratorium sains di sekolah tersebut. ANTARA/Bayu Agust
Siswa SMP di Siak Tewas Terkena Ledakan saat Praktik Ujian Sains
Whisnu Mardiansyah • 9 April 2026 11:08
Siak: Polres Siak, Provinsi Riau, menyelidiki kematian seorang siswa kelas IX Sekolah Menengah Pertama Islamic Center Siak. Siswa berinisial MA, 15, meninggal dunia diduga akibat ledakan senapan rakitan saat mengikuti ujian praktik sains.
Kasat Reserse Kriminal Polres Siak, AKP Raja Kosmos Parmulais, mengatakan peristiwa terjadi pada Rabu, 8 April 2026. Saat itu, korban mempraktikkan alat yang diduga berupa senapan. Tiba-tiba terjadi ledakan yang menyebabkan korban mengalami luka di bagian kepala.
"Kami sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Benda yang diamankan akan dikirim ke laboratorium forensik (Labfor). Kita belum bisa memastikan bahan atau penyebab pasti ledakan sebelum ada hasil pemeriksaan," kata Raja di Siak seperti dilansir Antara, Kamis, 9 April 2026.
Saat kejadian berlangsung, kegiatan ujian praktik sains mata pelajaran IPA sedang berjalan. Terdapat lima kelompok siswa yang masing-masing beranggotakan sembilan orang. Setiap kelompok akan memperagakan hasil karya sains yang telah mereka kerjakan.
Ketika giliran kelompok MA tiba, korban menyuruh teman sekelompoknya untuk menjauh dari titik TKP. MA akan memperagakan ujian praktiknya berupa senapan 3D rakitan yang dibuatnya sendiri.
MA mengambil posisi sebagai peraga dan melakukan tembakan dengan senapan buatannya. Namun, pada saat tembakan dilakukan, terjadi ledakan pada senapan rakitan tersebut. Ledakan mengakibatkan keluar asap dan suara keras, disusul dengan berhamburannya sejumlah material.
"Pecahan senapan rakitan berhamburan mengenai aula sekolah, dinding kelas, dan juga kepala korban. Korban mengalami luka di bagian wajah akibat terkena pecahan senapan tersebut," ujar Raja, Kamis, 9 April 2026.
.jpg)
Ilustrasi Medcom.id
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan korban dinyatakan meninggal dunia.
"Sejumlah barang bukti terkait proyek sains tersebut turut diamankan untuk keperluan penyelidikan," kata Raja.
Menurut Raja, dugaan sementara penyebab ledakan adalah hasil karya sains korban yang berbentuk bagian-bagian plastik, potongan besi, dan bubuk hitam. Namun, kepolisian belum bisa memastikan jenis bubuk hitam tersebut karena harus dilakukan uji laboratorium.
"Kita kirim ke Labfor Polda Riau untuk memastikannya. Kita minta tidak ada spekulasi informasi yang tidak benar atas kejadian ini," ujarnya.