Wisatawan mengunjungi Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. ANTARA/Hery Sidik
Libur Sekolah ke Pantai Gunungkidul, Waspada Sengatan Ubur-ubur
Ahmad Mustaqim • 21 June 2026 17:10
Yogyakarta: Wisatawan yang berwisata di kawasan pantai, di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), diminta waspada terhadao ancaman sengatan ubur-ubur, selama momen libur sekolah periode akhir Juni hingga Juli 2026. Lantaran, sejumlah wisatawan telah menjadi korban sengatan.
"Untuk itu, kami imbau wisatawan di kawasan pantai meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan ubur-ubur," kata Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 Pantai Baron, Marjono dihubungi pada Minggu, 21 Juni 2026.
Ia mengatakan sebanyak lima wisatawan sudah tersengat ubur-ubur di pantai kawasan Gunungkidul sepanjang pekan lalu. Dia memastikan, sejumlah personel telah ditempatkan di titik-titik strategis.
.jpg)
Petugas SAR di Gunungkidul saat menunjukkan ubur-ubur. Dokumentasi/SAR Satlinmas Istimewa Gunungkidul
Selain itu, pihaknya juga menyiapkan obat-obatan untuk meredakan dampak sengatan ubur-ubur. Dia mengungkap, bahwa sepanjang Juni hingga September, merupakan masa ubur-ubur mencari tempat yang lebih hangat.
"Bentuk dan warnanya ubur-ubur ini menarik, tapi di sisi lain kalau disentuh bisa menyebabkan sengatan dan membahayakan pada kulit manusia," jelas dia.
Ia mengungkapkan kunjungan wisatawan diperkirakan meningkat seiring memasuki pekan-pekan libur sekolah pada akhir Juni hingga awal Juli. Menurut dia, korban sengatan ubur-ubur didominasi anak-anak karena penasaran terhadap bentuk ubur-ubur.
"Untuk itu, apabila tersentuh jangan panik, kemudian bilas di area tersengat dengan air biasa atau air laut. Tujuannya agar tentakel dari ubur-ubur bisa terlepas dari area kulit," katanya.
Selain mewaspadai ubur-ubur, ia juga mengingatkan para wisatawan menjauhi area berbahaya saat di pantai. Salah satunya yakni area palung yang menimbulkan ancaman pada manusia.