Menko Polkam Ingatkan Sanksi Tegas Aparat yang Gagal Cegah Karhutla

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago (tengah). Foto: Dok. Istimewa.

Menko Polkam Ingatkan Sanksi Tegas Aparat yang Gagal Cegah Karhutla

Fachri Audhia Hafiez • 18 June 2026 16:52

Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago menegaskan seluruh pemangku kepentingan di daerah harus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Aparat wilayah yang gagal melakukan pencegahan dipastikan bakal menerima sanksi tegas berupa pencopotan jabatan.

“Tetap berlaku (pemindahan jabatan), bukan hanya Kapolda, Kapolres, sampai Panglima Kodam juga, Danrem, tetap itu mempertaruhkan jabatannya tadi saya ingatkan,” ujar Djamari usai Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Pengendalian Karhutla Tahun 2026 di kantor Kementerian Kehutanan, Jakarta, Kamis, 18 Juni 2026.
 


Djamari menegaskan, pemerintah akan menerapkan evaluasi yang sangat ketat terhadap kinerja aparat keamanan dan pimpinan daerah dalam mengendalikan karhutla. Langkah tegas ini diambil demi memastikan seluruh unsur di daerah bergerak aktif melakukan pengawasan di lapangan.

Rakorsus tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, Wakil Menteri Perhubungan Suntana, dan Wakil Menteri Kehutanan Rokhmad Marzuki.

Djamari menjelaskan, berdasarkan prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), tantangan cuaca ekstrem berupa fenomena El Nino akan segera melanda wilayah Indonesia dalam waktu dekat. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi yang jauh lebih solid agar semua pihak bekerja lebih keras.

“Ini memerlukan kesiapan yang sama-sama kita lakukan lebih keras untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” ujar Djamari.


Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago. Foto: Dok. Istimewa.

Meski memberikan peringatan keras kepada para jajaran kepolisian dan TNI di daerah, Djamari tetap memberikan apresiasi terhadap upaya pengendalian karhutla yang telah berjalan dalam beberapa waktu terakhir. Menurutnya, rapor positif tersebut harus terus dipertahankan secara konsisten.

“Ada satu kemajuan yang harus kita jaga dan bahkan harus kita capai lebih baik lagi. Kebersamaan untuk melakukan ini sudah kita bentuk, pemahamannya juga sudah sama semua, tinggal kita melaksanakan ini. Hari ini kita punya kesepakatan bersama untuk menangani ini,” ujar Djamari.

(Fachri Audhia Hafiez)