Warga melintas di dekat bangunan toko yang rusak akibat gempa di kawasan Reo, Kabupaten Manggarai, NTT, Senin (17/8/2026). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
Pemprov NTT: Saldo Rekening Dana Bantuan Bencana Capai Rp4,35 Miliar
Lukman Diah Sari • 19 August 2026 08:57
Kupang: Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melaporkan dana bantuan bencana yang masuk dan dikelola untuk penanganan tanggap darurat gempa bumi mencapai Rp4,359 miliar hingga Selasa, 18 Agustus 2026. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT, Yohanes Abrianto Kore, mengatakan dana tersebut tercatat sebagai saldo rekening dana penampungan bencana Pemerintah Provinsi NTT.
“Saldo rekening dana penampungan bencana Pemerintah Provinsi NTT hingga 18 Agustus 2026 tercatat sebesar Rp4.359.200.000,” kata Yohanes, di Kupang, Rabu pagi, 19 Agustus 2026, melansir Antara.
Ia menjelaskan dana tersebut berasal dari sejumlah pemerintah daerah dan masyarakat yang memberikan dukungan untuk penanganan bencana gempa bumi di NTT. Rinciannya, bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Rp2,5 miliar, Pemerintah Provinsi Maluku Rp1,5 miliar, serta sumbangan masyarakat umum Rp359,2 juta.
Baca Juga :
BMKG: 2.768 Kali Gempa Susulan Guncang NTT
Bantuan peralatan medis mencakup 100 unit disposable syringe 3 cc, 250 unit Abbocath 24, 500 unit infus set, 200 unit infus set pediatric, serta 10 rol plester ukuran 5 x 5. Sejumlah obat-obatan lainnya yang disalurkan, di antaranya sukralfat, ringer laktat, NaCl, guaifenesin, ketorolac, tablet tambah darah, amlodipine, antasida, betahistine, cefadroxil, cetirizine, dexamethasone, omeprazole, salbutamol, paracetamol infus, dan Ventolin Nebules.

Bantuan untuk korban bencana alam gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur, Selasa (18/6/2026). ANTARA/HO-Pemprov NTT
Untuk menunjang pelayanan kesehatan di lokasi terdampak, bantuan juga berupa kasa steril, povidone iodine, hand sanitizer, gentamicin, ibuprofen, Caviplex, Leukoplast, Rivanol, verban, dan masker medis. Untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak, bantuan yang disalurkan antara lain bubur instan dan berbagai jenis mi instan dalam kemasan cup.
“Bantuan akan disalurkan secara bertahap ke wilayah terdampak berdasarkan tingkat kebutuhan masyarakat di lapangan,” ujarnya.
Yohanes mengatakan seluruh bantuan yang diterima Pemprov NTT akan dikoordinasikan melalui posko tanggap darurat untuk memastikan pendistribusian sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pemprov NTT juga terus melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten, BPBD, serta pihak terkait lainnya agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah yang mengalami dampak gempa paling berat.