Penjual Kembang Api di Pasar Ciputat Mengeluh Sepi Pembeli

Ilustrasi kembang api. Foto: Metrotvnews.com/Surya Mahmuda

Penjual Kembang Api di Pasar Ciputat Mengeluh Sepi Pembeli

Eko Nordiansyah • 22 December 2025 14:06

Jakarta: Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), pedagang kembang api di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan mengeluhkan sepi pembeli. Ia menduga kondisi ini imbas cuaca buruk yang terjadi selama beberapa pekan terakhir.

Penjual kembang api di Pasar Ciputat Andre mengatakan, musim hujan menjelang Nataru cukup berdampak sebab intensitas pembelian menjadi turun.

"Kalau sekarang itu kan masih musim hujan ya, jadi pembelian juga turun, kembang api susah dinyalain. Kalau omzet sekarang belum kelihatan, biasanya 5 hari menjelang tahun baru itu baru mulai ramai," ungkap Andre saat diwawancarai di Pasar Ciputat, dikutip Senin, 22 Desember 2025.
 



(Ilustrasi. Foto: Dok MI)

Omzet turun imbas cuaca

Andre berharap, menjelang Nataru intensitas hujan bisa menurun dan pembelian kembang api dapat meningkat. Dengan begitu, omzet penjualan menjadi stabil.

"Ya harapannya sih musim hujannya nggak sampai tahun baru. Sudah normal lagi lah semisalkan nggak hujan, kalau hujan kan omzet juga turun," tutur Andre.

Andre mengungkapkan, sejumlah barang yang paling diminati masyarakat menjelang Nataru adalah kembang api dan petasan bola.

"Semisalkan kembang api yang paling gede biasanya jual Rp15 ribu, sedang Rp10 ribu. Kalau misalkan yang bola-bola 5-6 shot itu bisa dapet dua, harganya Rp60 ribu," jelasnya. (Surya Mahmuda)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)