Jangkau Pulau Terpencil, NasDem Peduli Salurkan Bantuan ke Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka

Penyaluran bantuan NasDem Peduli untuk korban gempa di pulau terpencil di Kabupaten Sikka, NTT. Dokumentasi Partainasdem.id

Jangkau Pulau Terpencil, NasDem Peduli Salurkan Bantuan ke Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka

Whisnu Mardiansyah • 19 August 2026 18:26

Sikka: Partai NasDem menyalurkan bantuan bagi warga terdampak gempa bumi di sejumlah wilayah kepulauan Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan dikirim melalui jalur darat dan laut untuk menjangkau tiga desa di wilayah yang berada di gugus Teluk Maumere.

Distribusi bantuan dilakukan pada Selasa, 18 Agustus 2026, dengan tujuan Desa Kojadoi di Pulau Kojadoi serta Desa Pemana dan Desa Gunung Sari di Pulau Pemana.

Bantuan diberangkatkan menggunakan kapal motor dari Pelabuhan Wuring, Maumere, menuju Desa Kojadoi. Dari wilayah tersebut, perjalanan dilanjutkan ke Desa Pemana dan Desa Gunung Sari.

Logistik yang disalurkan terdiri atas 2,1 ton beras, 200 lembar selimut, dan 100 lembar terpal untuk memenuhi kebutuhan warga yang masih bertahan di pengungsian.

Berdasarkan data aparat desa, sebanyak 284 warga masih mengungsi di Desa Kojadoi, Kecamatan Alok Timur. Sementara di Desa Pemana, Kecamatan Alok, terdapat 584 warga yang masih berada di pengungsian.
 


Sebagian besar pengungsi terdiri atas kelompok rentan, seperti anak-anak, bayi, perempuan, dan lanjut usia. Sementara sebagian laki-laki dan pemuda memilih tetap berada di rumah untuk menjaga harta benda.

Anggota DPRD Sikka dari Fraksi Partai NasDem, Heriawan, bersama Yunus Atabara, Tenaga Ahli Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem Dapil NTT I Julie Sutrisno Laiskodat, turut mendampingi proses distribusi bantuan.

Heriawan mengatakan penyaluran logistik dilakukan sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan warga terdampak gempa, terutama masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan.

“Kami melakukan pendistribusian kebutuhan yang sangat diperlukan para pengungsi, khususnya di wilayah kepulauan di gugus Teluk Maumere,” ujar Heriawan, Selasa, 18 Agustus 2026.


Tenda khusus ruang operasi di RS Lapangan NTT. Foto: dok. Kemenkes.


Ia menilai masyarakat di pulau-pulau tersebut tetap membutuhkan perhatian setelah gempa. Sebagian warga masih mengalami trauma dan belum berani kembali ke rumah.

“Semoga apa yang kami berikan kepada para pengungsi di Pemana, Kojadoi, dan Desa Gunung Sari bisa bermanfaat bagi mereka semua,” katanya.

Heriawan juga menyampaikan apresiasi kepada Julie Sutrisno Laiskodat atas respons dalam membantu masyarakat terdampak bencana di wilayah kepulauan Sikka.

Penyaluran logistik dilakukan melalui koordinasi jajaran Partai NasDem dari tingkat pusat hingga daerah serta unsur legislatif. Koordinasi tersebut dilakukan untuk mendukung distribusi bantuan hingga ke wilayah kepulauan yang membutuhkan.

Bagi warga Desa Kojadoi, kedatangan bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan setelah gempa. Salah seorang warga, Amiyati, mengatakan bantuan tersebut merupakan bantuan pertama yang diterima masyarakat di wilayahnya.

“Terima kasih Ibu Julie. Bantuan pertama kali yang kami terima dari Ibu Julie, malam ini, kami sudah terima,” ujar Amiyati.

Bantuan berupa beras, selimut, dan terpal selanjutnya disalurkan kepada warga yang masih berada di pengungsian di tiga desa tersebut.

(Whisnu M)