Warga Protes, Pemkab Bogor Diminta Tinjau Ulang Amdal Pembangunan Hotel di Cibinong

Ilustrasi Amdal. Foto: Freepik.

Warga Protes, Pemkab Bogor Diminta Tinjau Ulang Amdal Pembangunan Hotel di Cibinong

Anggi Tondi Martaon • 5 January 2026 19:55

Jakarta: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor diminta meninjau ulang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (Amdal) pembangunan kawasan hotel Aston & Harper Cibinong. Sebab, pembangunan tersebut menuai protes masyarakat karena berdampak terhadap sosial masyarakat dan memicu potensi bencana ekologis.

"Bupati Bogor harus meninjau ulang pemberian izin Amdal pembangunan tersebut sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," kata salah satu tokoh masyarakat, Yoseph Aryo Adhi Dharmo, melalui keterangan tertulis, Senin, 5 Januari 2025.

Adhi mempertanyakan proses penyusunan Amdal proyek tersebut. Menurut dia, tidak ada solusi memberikan solusi konkret terkait akses bagi warga dan anak-anak sekolah yang terhimpit oleh aktivitas proyek.

?"Saya sebagai warga di sini mempertanyakan Amdal pihak developer, khususnya mengenai dampak sosial bagi masyarakat sekitar. Proyek ini tidak memberikan akses yang layak untuk anak-anak sekolah dan warga sekitar proyek," tegas Adhi.

?Selain masalah akses, Wasekjen PDI Perjuangan itu menyoroti risiko keselamatan yang jauh lebih besar. Lokasi pembangunan hotel berada di dekat Situ Cibinong, di mana posisi air danau lebih tinggi daripada lahan pembangunan serta pemukiman warga. 

Adhi khawatir pembangunan masif tanpa memperhitungkan daya dukung tanah untuk menyapan air. Hal itu dinilai bisa menyebabkan bencana fatal.

Adhi mengingatkan kembali pada tragedi jebolnya tanggul Situ Gintung. Peristiwa yang terjadi pada 2009 lalu menelan banyak korban jiwa sebagai peringatan keras bagi Pemerintah Kabupaten Bogor.

?"Daerah ini merupakan resapan air dari Situ Cibinong yang posisinya lebih tinggi dari lahan pembangunan. Terlebih, posisi sekolah Mardi Waluya berada di dataran rendah sehingga sangat rentan terdampak jika pembangunan dilakukan tanpa memperhitungkan daya dukung tanah untuk menyerap air dari danau," jelas Adhi.

Ilustrasi Amdal. Foto: Freepik.

?Adhi menyampaikan, konstruksi beton yang masif di area resapan air dikhawatirkan akan memutus aliran alami air. Hal itu dapat memberikan tekanan berlebih pada tanggul Situ Cibinong.

?Atas dasar pertimbangan keselamatan nyawa manusia dan kelangsungan pendidikan di SMA serta TK Mardi Waluya, Adhi mendesak otoritas terkait untuk segera bertindak.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)