Ngabuburit di Kayutangan Heritage Bakal Padat, Dishub Malang Sikat Parkir Liar

Kawasan Kayutangan Heritage Kota Malang yang akan diterapkan larangan parkir tepi jalan khusus sepeda motor. Metrotvnews.com/Daviq Umar Al Faruq

Ngabuburit di Kayutangan Heritage Bakal Padat, Dishub Malang Sikat Parkir Liar

Daviq Umar Al Faruq • 19 February 2026 10:27

Malang: Kawasan Kayutangan Heritage di Kota Malang, Jawa Timur, dipastikan menjadi magnet ngabuburit selama Ramadan 2026. Mengantisipasi lonjakan pengunjung dan potensi kemacetan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memperketat pengawasan parkir liar, khususnya sepeda motor yang nekat berhenti di tepi jalan.

Langkah tegas itu diambil agar wajah kawasan wisata di jantung kota tetap tertib dan nyaman. Apalagi, Kayutangan Heritage selama ini dikenal sebagai ikon wisata sejarah sekaligus ruang publik favorit anak muda menunggu waktu berbuka.


Kawasan Kayutangan Heritage Kota Malang yang akan diterapkan larangan parkir tepi jalan khusus sepeda motor. Metrotvnews.com/Daviq Umar Al Faruq

Dishub memetakan sejumlah titik rawan kepadatan seiring menjamurnya pasar takjil musiman. Di antaranya Jalan Raya Sulfat, Jalan Kolonel Sugiono, Jalan Muharto, Jalan Veteran, Jalan Jakarta (belakang kampus UM), hingga Jalan Soekarno-Hatta.

Kawasan Kayutangan Heritage masuk dalam prioritas utama pengawasan. Aktivitas ngabuburit yang terpusat di koridor tersebut dinilai berpotensi memicu penumpukan kendaraan jika tak dikendalikan sejak awal.

Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menegaskan pihaknya akan menerjunkan personel untuk memastikan aturan larangan parkir di tepi jalan tetap dipatuhi. Koordinasi lintas perangkat daerah juga disiapkan demi menjaga kelancaran lalu lintas selama ramadan.

"Kami akan melakukan pengawasan agar tetap tertib lalu lintas. Tentu kami akan bersinergi dengan perangkat daerah terkait," ucapnya, Kamis 19 Februari 2026.

Ia meminta masyarakat memanfaatkan fasilitas parkir resmi yang telah disediakan pemerintah. Gedung Parkir Kayutangan disebut mampu menampung kendaraan pengunjung sekaligus menata kawasan agar lebih rapi.

"Kayutangan harus teratur. Mohon tidak memarkir sepeda motor di sembarang tempat. Kami sudah sediakan Gedung Parkir Kayutangan, silakan dimanfaatkan," tutur Widjaja.


Kawasan Kayutangan Heritage Kota Malang yang akan diterapkan larangan parkir tepi jalan khusus sepeda motor. Metrotvnews.com/Daviq Umar Al Faruq

Widjaja mengakui pelanggaran masih ditemukan meski aturan sudah lama diberlakukan. Pada akhir pekan lalu, petugas bahkan mengangkut puluhan sepeda motor yang kedapatan parkir di zona terlarang.

"Kemarin ada puluhan motor, itu memang mereka melanggar aturan sehingga kami tindak sebagai bahan edukasi kepada masyarakat luas," ujar Widjaja.

Menurutnya, meningkatnya kunjungan wisatawan ke Kayutangan menjadi tantangan tersendiri bagi pengelolaan lalu lintas. Kemacetan disebut sebagai konsekuensi yang harus diantisipasi dengan pengawasan konsisten dan edukasi berkelanjutan.

"Kami akan terus melakukan edukasi untuk membudayakan ketaatan berlalu lintas di kawasan Kayutangan," tandas Widjaja.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)