Australia Tolak Laporan Akan Pulangkan Keluarga Militan ISIS dari Suriah

Keluarga Australia yang terkait dengan ISIS dan saat ini berada di Suriah. Foto: ABC

Australia Tolak Laporan Akan Pulangkan Keluarga Militan ISIS dari Suriah

Fajar Nugraha • 22 February 2026 09:05

Sydney: Pemerintah Australia menolak laporan media lokal yang menyatakan akan memulangkan warga di kamp Suriah yang terkait dengan teroris Islamic State (ISIS).

Pemerintahan Perdana Menteri Anthony Albanese menolak laporan sedang berupaya memulangkan warga Australia yang berada di kamp di Suriah yang menampung keluarga tersangka militan ISIS.

Sebanyak 34 wanita dan anak-anak tersebut dibebaskan pada 16 Februari dari kamp di Suriah utara, tetapi dikembalikan ke pusat penahanan karena alasan teknis.

Kelompok tersebut diperkirakan akan melakukan perjalanan ke Damaskus sebelum akhirnya kembali ke Australia, meskipun ada keberatan dari anggota parlemen yang berkuasa dan oposisi.

Pada 22 Februari, Menteri Dalam Negeri Tony Burke menolak klaim yang dibuat dalam laporan di Sunday Telegraph, menegaskan bahwa persiapan resmi sedang dilakukan untuk kepulangan kelompok tersebut.

“Dalam laporan itu, diklaim bahwa kami sedang melakukan pemulangan. Kami tidak,” kata Burke kepada televisi Australian Broadcasting Corp.

“Diklaim bahwa kami telah bertemu dengan negara-negara bagian untuk tujuan pemulangan. Kami belum,” tambah Burke.

Perdana Menteri Anthony Albanese, yang memimpin Partai Buruh Australia, mengatakan pekan ini bahwa pemerintahnya tidak akan membantu kelompok tersebut kembali ke Australia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)