5 Kereta yang Melintasi Perbatasan Negara, Bisa untuk Komuter Harian

Sejumlah layanan kereta di Eropa melintasi perbatasan internasional dan digunakan untuk mobilitas harian. (Trainline)

5 Kereta yang Melintasi Perbatasan Negara, Bisa untuk Komuter Harian

Willy Haryono • 19 September 2026 11:50

Jakarta: Kereta komuter menjadi bagian dari keseharian masyarakat di berbagai negara. Moda transportasi ini biasa digunakan untuk menunjang mobilitas rutin, terutama bagi masyarakat yang bepergian dari tempat tinggal menuju tempat kerja atau sekolah dan sebaliknya.

Umumnya, perjalanan komuter berlangsung di dalam satu negara. Namun, di sejumlah wilayah, khususnya Eropa, kereta komuter dan layanan kereta regional juga melintasi perbatasan internasional.

Jaringan kereta tersebut menghubungkan kota-kota di negara yang berbeda dengan waktu tempuh yang relatif singkat. Layanan ini memungkinkan penumpang melakukan perjalanan lintas negara sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari, termasuk untuk bekerja, bersekolah, maupun bepergian.

Berikut lima kereta komuter dan layanan kereta regional yang dapat membawa penumpang melintasi perbatasan antarnegara, mengutip dari sejumlah situs resmi operator kereta dan layanan transportasi terkait. 

1. Liège–Maastricht, Belgia–Belanda

Salah satu layanan kereta regional yang melintasi perbatasan Belgia dan Belanda adalah rute Liège–Maastricht. Layanan ini menghubungkan Liège-Guillemins di Belgia dengan Maastricht di Belanda dan dapat ditempuh secara langsung dalam waktu sekitar 33 menit. Situs resmi perusahaan kereta api nasional Belgia (SNCB) memasukkan rute tersebut dalam daftar layanan kereta regional lintas negara yang menghubungkan Belgia dengan negara-negara tetangganya.

Rute Liège–Maastricht juga menjadi bagian dari RE18 atau Drielandentrein yang menghubungkan tiga negara sekaligus, yakni Belgia, Belanda, dan Jerman. Layanan tersebut menghubungkan Liège, Maastricht, Heerlen, hingga Aachen.

Layanan ini digunakan masyarakat untuk menunjang mobilitas sehari-hari di kawasan perbatasan, termasuk bepergian antara kota-kota di Belgia, Belanda, dan Jerman. Dengan adanya koneksi langsung, penumpang dapat melakukan perjalanan untuk bekerja, bersekolah, maupun aktivitas lainnya tanpa harus berganti kereta di perbatasan.

2. Léman Express, Prancis–Swiss 

Léman Express merupakan jaringan kereta regional lintas negara yang menghubungkan wilayah Prancis dengan Swiss di sekitar Jenewa. Layanan ini mulai beroperasi pada Desember 2019 dan menghubungkan wilayah Auvergne-Rhône-Alpes di Prancis dengan kanton Jenewa dan Vaud di Swiss.

Jaringan ini membentang sepanjang sekitar 230 kilometer dengan 45 stasiun dan mengoperasikan sekitar 240 perjalanan kereta setiap hari. Léman Express juga melayani sekitar 61 ribu penumpang per hari, menjadikannya salah satu jaringan kereta lintas negara terbesar di Eropa.

Léman Express digunakan masyarakat di kawasan perbatasan untuk berbagai kebutuhan mobilitas sehari-hari, termasuk perjalanan menuju tempat kerja maupun aktivitas lainnya. 

Menurut situs resmi kereta api nasional Perancis (SNCF), jaringan tersebut memudahkan mobilitas sekitar satu juta penduduk di kedua sisi perbatasan Prancis dan Swiss. Layanan ini juga menjadi alternatif bagi masyarakat yang sebelumnya bergantung pada kendaraan pribadi untuk melakukan perjalanan antara kedua negara.

3. Tournai–Lille, Belgia–Prancis 

Layanan kereta regional Tournai–Lille menghubungkan Kota Tournai di Belgia dengan Lille di Prancis. Rute ini dapat ditempuh secara langsung dengan waktu perjalanan sekitar 30 menit dan menjadi salah satu layanan kereta regional yang menghubungkan Belgia dengan negara tetangganya.

Layanan tersebut digunakan untuk menunjang mobilitas masyarakat di kawasan perbatasan, termasuk penumpang yang bepergian secara rutin antara Belgia dan Prancis. Mengutip SNCB, mereka juga menyediakan tiket musiman untuk perjalanan lintas negara yang dapat digunakan oleh masyarakat yang bekerja atau bersekolah di Lille dan melakukan perjalanan dari Belgia.

4. Saarbahn S1, Jerman–Prancis 

Saarbahn S1 merupakan layanan kereta lintas negara yang menghubungkan Sarreguemines di Prancis dengan sejumlah wilayah di Saarland, Jerman. Rute ini membentang sekitar 45 kilometer dari Sarreguemines menuju Lebach dan melewati Saarbrücken. Mengutip situs resmi Saarbahn, layanan tersebut menggunakan sistem tram-train yang memungkinkan kereta beroperasi di jalur perkotaan sekaligus jaringan kereta regional.

Saarbahn mulai beroperasi pada 1997. Perjalanan perdana pada 24 Oktober 1997 menghubungkan Sarreguemines dengan Saarbrücken. Saat ini, jalur S1 membentang dari Sarreguemines hingga Lebach dengan melewati sejumlah wilayah di Saarland.

5. Arlon–Luxembourg, Belgia–Luxembourg 

Layanan kereta regional Arlon–Luxembourg menghubungkan Kota Arlon di Belgia dengan Luxembourg City di Luxembourg. Rute ini menjadi salah satu layanan kereta lintas negara yang menghubungkan wilayah Belgia dengan Luxembourg dan termasuk dalam jaringan perjalanan regional antara kedua negara. SNCB mencantumkan koneksi Luxembourg–Arlon–Libramont sebagai salah satu layanan kereta regional lintas negara.

Layanan ini juga digunakan untuk mendukung mobilitas masyarakat yang tinggal di Belgia tetapi bekerja atau bersekolah di Luxembourg. SNCB menyediakan Cross-border Standard Season Ticket yang memungkinkan perjalanan tanpa batas antara stasiun di Belgia dan stasiun di Luxembourg bagi penumpang yang melakukan perjalanan rutin melintasi perbatasan. (Razaqa Hariz)



Baca juga: Kereta Terpanjang di Dunia Membentang 7,3 Kilometer, Setara 22 Menara Eiffel

(Willy Haryono)