Ilustrasi pengisian BBM. Foto Istimewa.
Penyaluran BBM Subsidi di Jayawijaya Dijaga Tepat Sasaran
Whisnu Mardiansyah • 29 June 2026 08:39
Wamena: Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, terus berupaya memastikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dapat dinikmati masyarakat yang berhak. Salah satu langkah yang dilakukan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) adalah memperkuat sistem penyaluran BBM subsidi dengan menyesuaikan kendaraan penerima berdasarkan nomor polisi yang terdaftar di wilayah Jayawijaya dan Papua Pegunungan.
Kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi antrean panjang di sejumlah Agen Penyalur Minyak dan Solar (APMS) sekaligus memastikan kuota BBM bersubsidi dimanfaatkan sesuai dengan alokasi yang telah ditetapkan pemerintah.
“Kami sudah melakukan sosialisasi dan koordinasi dengan pihak agen penyalur minyak dan solar atau APMS di Jayawijaya, kendaraan yang dapat mengisi BBM subsidi hanya kendaraan bernomor polisi Jayawijaya dan Papua Pegunungan (PP) karena sesuai dengan jatah pemberian BBM subsidi di sini,” kata Lekius seperti dilansir Antara, Senin, 29 Juni 2026.
Menurut Lekius, kendaraan roda dua, roda empat maupun roda enam yang masih menggunakan nomor polisi dari luar wilayah Jayawijaya dan Papua Pegunungan diarahkan untuk menggunakan BBM non-subsidi.
“Hal ini harus kami tegas karena jumlah kendaraan khususnya di Jayawijaya itu telah terdata, dan alokasi pembagian BBM subsidi ke masyarakat dilihat dari jumlah kendaraan bernomor polisi Jayawijaya, Papua Pegunungan yang ada di daerah ini,” jelasnya.
Ia menjelaskan kebijakan tersebut dilaksanakan berdasarkan ketentuan yang berlaku dan melalui koordinasi bersama Pertamina agar distribusi BBM subsidi benar-benar tepat sasaran.
“Kami tentu melakukan segala sesuatu dengan dasar hukum, berkoordinasi dengan Pertamina, dengan harapan BBM bersubsidi ini benar-benar dirasakan dan dinikmati oleh masyarakat Jayawijaya,” ungkapnya.
Selain mendukung ketepatan sasaran penyaluran BBM subsidi, pemerintah daerah juga mengimbau pemilik kendaraan yang masih menggunakan nomor polisi dari luar daerah agar segera melakukan mutasi kendaraan ke Jayawijaya atau Papua Pegunungan.
“Hal ini dilakukan juga untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak kendaraan di Jayawijaya. Karena dari pajak itu ada yang masuk ke khas Jayawijaya, provinsi maupun pusat,” ujarnya.
Hingga saat ini, antrean kendaraan untuk mendapatkan BBM bersubsidi, baik Bio Solar maupun Pertalite, masih terlihat di sejumlah APMS di Wamena. Pemerintah daerah berharap penguatan sistem distribusi tersebut dapat membuat penyaluran BBM bersubsidi semakin tertib, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.