Wajah pelatih Hong Myung-bo di-blur saat siaran TV KBS. (KBS)
Fakta Soal Hong Myung-bo: Wajahnya Diblur Media hingga Dilarang Masuk Toko
Riza Aslam Khaeron • 29 June 2026 11:55
Jakarta: Jika kita bertanya tim nasional mana yang paling berada di posisi sulit setelah fase grup Piala Dunia 2026, maka salah satu tim tersebut pastinya adalah Uruguay. Mereka harus puas menjadi juru kunci dalam klasemen tim peringkat ketiga terbaik dan gagal melaju ke fase gugur.
Akibatnya, tiket jet pribadi mereka dibatalkan oleh pemerintah, sehingga para pemain terpaksa pulang menggunakan pesawat komersial dengan biaya sendiri.
Selain itu, ada Korea Selatan, yang juga harus angkat koper lebih awal setelah menelan kekalahan mengejutkan dari Afrika Selatan pada laga pamungkas Grup A. Hasil tersebut membuat Korea Selatan finis di posisi ketiga Grup A dengan raihan tiga poin. Sayangnya, mereka gagal masuk dalam daftar delapan tim peringkat ketiga terbaik yang berhak lolos ke babak 32 besar.
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo, langsung menjadi sasaran kritik tajam setelah kegagalan Taeguk Warriors tersebut.
Kekecewaan publik Korea diluapkan lewat beragam cara, mulai dari menyamarkan wajah sang pelatih di siaran televisi saat konferensi pers, hingga melarangnya masuk ke sejumlah tempat usaha.
Berikut adalah beberapa fakta menarik mengenai Hong Myung-bo yang kini telah mundur dari kursi pelatih timnas Korea Selatan.
1. Legenda Piala Dunia 2002

Hong Myung-bo sebagai kapten timnas korsel di Piala dunia 2002. (Korean Times)
Hong Myung-bo bukanlah nama asing dalam kancah sepak bola Korea Selatan. Saat masih aktif bermain, ia adalah kapten legendaris yang memimpin Korea Selatan mencetak sejarah besar dengan menembus babak semifinal Piala Dunia 2002 kala menjadi tuan rumah.
Prestasi monumental tersebut membuat Hong dipandang sebagai salah satu figur paling dihormati dalam sejarah olahraga negara tersebut. Namun, reputasi mentereng sebagai pemain bintang rupanya tidak menjamin perjalanan kariernya di dunia kepelatihan akan berjalan mulus.
2. Dua Kali Gagal di Fase Grup sebagai Pelatih

Hong sebagai pelatih timnas Korsel tahun 2014. (Yonhap)
Piala Dunia 2026 bukanlah kegagalan pertama bagi Hong Myung-bo selama menukangi Korea Selatan. Ia sebelumnya pernah memimpin Taeguk Warriors pada Piala Dunia 2014 di Brasil.
Kala itu, Korea Selatan juga bernasib sama: gagal lolos dari fase grup setelah bermain imbang 1-1 melawan Rusia, kalah 2-4 dari Aljazair, dan takluk 0-1 dari Belgia. Hong sempat mengundurkan diri akibat hasil buruk tersebut, namun entah bagaimana ia kembali dipercaya untuk melatih tim nasional di panggung Piala Dunia 12 tahun kemudian.
Sayangnya, sejarah kelam itu kembali terulang di Piala Dunia 2026 sebelum mereka sempat menyentuh babak 32 besar.
Kemarahan publik Korea Selatan terhadap timnas mereka sudah menumpuk sejak lama, sejak para pemain timnas kedapatan berpesta tak lama setelah kepastian gugurnya mereka dari turnamen tahun 2014,
3. Mundur Setelah Korea Selatan Gagal ke 32 Besar

Hong Myung-bo dalam konferensi pers mengumumkan pengunduran diri sebagai pelatih Timnas Korsel. (Yonhap)
Hong Myung-bo langsung mengumumkan pengunduran dirinya begitu Korea Selatan dipastikan tersingkir dari perebutan tiket babak 32 besar Piala Dunia 2026. Keputusan besar ini ia sampaikan langsung di kamp latihan tim yang berlokasi di Guadalajara, Meksiko.
Dalam pernyataannya, ia menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh masyarakat Korea Selatan dan mengakui kegagalannya dalam memenuhi harapan publik. Hong juga menegaskan bahwa ia bertanggung jawab sepenuhnya atas hasil buruk ini.
"Saya ingin meminta maaf yang tulus kepada seluruh warga negara yang telah mencintai sepak bola Korea dan selalu mendukung tim nasional," ujar Hong kepada para wartawan pada Minggu, 28 Juni 2026 waktu setempat.
| Baca Juga: Link Resmi Nonton Live Streaming Brasil vs Jepang via HP, Cek di Sini |
4. Wajahnya Diblur saat Konferensi Pers

Foto: Istimewa
Salah satu fenomena paling mencolok dari gelombang kekecewaan publik ini adalah perlakuan media televisi terhadap Hong Myung-bo.
Stasiun penyiaran nasional Korea Selatan, KBS, memilih untuk menyamarkan atau blur wajah Hong saat menayangkan cuplikan konferensi pers pascalaga. Kejadian ini pun langsung viral dan menjadi bahan meme yang ramai dibicarakan di berbagai komunitas pencinta sepak bola di internet.
5. Dilarang Masuk Toko, Restoran, dan Kafe

Foto papan pengumuman di sebuah toko Korsel bertuliskan: "Hong Myung-bo dilarang masuk!". (Yonhap)
Kritik terhadap Hong Myung-bo tidak hanya berhenti di media sosial atau layar kaca, tetapi menjalar hingga ke kehidupan sehari-hari. Nama sang pelatih dijadikan subjek larangan masuk di berbagai tempat usaha lokal.
Gerakan menuliskan papan pengumuman bertuliskan "Hong Myung-bo dilarang masuk" awalnya bermula di sebuah minimarket, sebelum akhirnya menyebar luas ke berbagai restoran dan kafe. Foto-foto papan larangan tersebut dengan cepat menyebar dan menjadi tren di media sosial setempat.
Salah satu pemilik restoran yang menempelkan tulisan serupa di wilayah Anyang mengaku kepada media berita Yonhap bahwa alasan mereka nekat memasang tanda tersebut setelah laga kontra Afrika Selatan karena sangat kecewa dengan keputusan taktis Hong, terutama karena mencadangkan bintang utama, Son Heung-min.
"Melihat pertandingan Piala Dunia kemarin membuat saya sangat marah... Saya memasang ini juga agar para pelanggan bisa sedikit tertawa," ungkap pemilik toko kepada media Yonhap.
6. Presiden Korsel Tuntut Investigasi terhadap KFA
Buntut dari kegagalan berulang ini juga menarik perhatian pemerintahan tertinggi.Presiden Korea Selatan, Lee Jae-myung, secara terbuka menuntut diadakannya investigasi menyeluruh terhadap proses Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) dalam menunjuk Hong Myung-bo sebagai pelatih kepala. Ia menengarai bahwa aspek "kompetensi" tidak dijadikan prioritas utama saat pemilihan pelatih dilakukan.
"Saya tidak hanya terkejut dengan hasil yang tidak terduga ini, saya benar-benar bingung dan heran," tulis Lee melalui akun resminya di media sosial X.