Bangunan Roboh Tampak Jelas Terlihat Usai Gempa Magnitudo 7,8 di Mindanao

Bangunan roboh di Mindanao, Filipina usai gempa 7,8 magnitudo. Foto: X/The Daily Star

Bangunan Roboh Tampak Jelas Terlihat Usai Gempa Magnitudo 7,8 di Mindanao

Fajar Nugraha • 8 June 2026 11:15

Davao: Bangunan roboh tampak terlihat di Filipina usai gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 pada Senin 8 Juni 2026.

Warga setempat berteriak ketakutan saat gempa bumi mengguncang dan peringatan tsunami dikeluarkan oleh pihak Filipina, menyusul gempa bumi dahsyat di dekat Mindanao.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 dirasakan di Kota Davao sesaat sebelum pukul 7.40 pagi waktu setempat pada Senin, 8 Juni 2026. Warga melaporkan guncangan hebat dan beberapa orang lakukan evakuasi dari bangunan sebagai tindakan pencegahan.

Dalam sebuah video yang mengerikan, gedung Plaza, yang menampung LOVE Radio Gensan dan DZRH News FM, runtuh secara dramatis setelah gempa bumi dahsyat yang mengguncang Sarangani. Jeritan ketakutan dari orang-orang di jalan yang hanya berjarak beberapa meter terdengar saat awan debu menyelimuti udara.

Peringatan tsunami potensial telah diumumkan di Filipina, pantai barat Amerika Serikat, Indonesia, Palau, Yap, Taiwan, dan Papua Nugini. Rekaman bangunan runtuh telah dibagikan di media sosial.

Biro Meteorologi Australia (BoM) telah mencabut peringatan waspada tsunami untuk garis pantai dan wilayah negara tersebut. Pembatalan tersebut diumumkan oleh Pusat Peringatan Tsunami Gabungan Australia (JATWC) pada pukul 10.38 pagi.

"Gempa bumi bawah laut berkekuatan 7,8 magnitudo terjadi pada pukul 09.37 AEST pada hari Senin, 8 Juni 2026 di dekat Mindanao, Filipina," demikian bunyi pernyataan BoM, seperti dikutip dari Daily Star.

"Tidak ada gelombang tsunami yang teramati yang menimbulkan ancaman bagi daratan, pulau, atau wilayah Australia,” imbuh pernyataan itu.

Sementara itu peringatan tsunami untuk Australia sudah dicabut. Pihak Australia menekankan bahwa tidak akan ada pembaruan lebih lanjut kecuali jika situasinya berubah.

(Fajar Nugraha)