Kepala BRIN Arif Satria. Foto: Istimewa
BRIN Menyelaraskan Arah Riset dengan Prioritas Pembangunan Nasional
M Sholahadhin Azhar • 19 January 2026 20:55
Jakarta: Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyelaraskan arah riset dengan prioritas pembangunan nasional. Yakni, yang tertuang dalam Rencana Panjang Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
Penyelarasan diwujudkan dalam forum komunikasi riset dan inovasi (FRIK), yang digelar BRIN bersama kementerian dan lembaga terkait. "Ini diharapkan agar policy yang dilakukan oleh teman-teman K/L ini bisa disumbang oleh BRIN, sehingga bisa science-based policy bisa terwujud," kata Kepala BRIN Arif Satria, dalam keterangan tertulis, 19 Januari 2026.
Ariof mengatakan FRIK juga digelar untuk memperkuat sinergi lintas sektor. Agar, sistem inovasi BRIN semakin solid dan mampu meningkatkan indeks inovasi pemerintah.
Dalam penyelarasan ini, BRIN menyatakan siap untuk menciptakan solusi berkelanjutan bagi permasalahan bangsa demi mencapai visi Indonesia Emas 2045. Kementerian dan lembaga yang hadir dalam forum ini antara lain Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Bappenas.
Kemudian, Kementerian Transmigrasi, Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Kementerian Dalam Negeri, serta K/L lainnya. Kegiatan ini juga diiringi dengan penandatanganan nota kesepahaman antara BRIN dan Kemenko PMK.
Kepala BRIN Arif Satria. Foto: IstimewaBRIN, kata Arif, akan memproporsikan lembaganya sebagai dapur untuk mensukseskan program pembangunan yang dijalankan oleh K/L lain. Adapun penyelenggaraan FKRI tahun ini mengambil tema yang sangat krusial, yaitu 'Penguatan Ekosistem Riset dan Inovasi Berbasis IPTEK untuk Mendukung Kebijakan Pembangunan Nasional Berkelanjutan'.
“Kami (BRIN) hubungan dengan Kementeriannya sudah semakin erat, agar policy ini bisa dijalankan dengan semakin baik lagi. Tentu di bawah koordinasi Kemenko PMK, kemudian juga Kementerian Bappenas yang beliau adalah sumbu untuk policy kita ke depan (secara) nasional,” kata Arif.
Menko PMK Pratikno mengatakan sangat menyambut baik dengan dukungan dari BRIN. Dukungan tersebut, kata Pratikno, dapat memberikan arahan berbasis data dan sains.
"Agar policy kita lebih akurat, lebih presisi memecahkan permasalahan yang ada di masyarakat kini dan ke depan dan tentu saja adalah mengakselerasi pembangunan sebagaimana dicanangkan oleh Bapak Presiden,” kata Pratikno.