Lewat Edukasi Saham, Generasi Muda Didorong Lebih Melek Investasi

Ilustrasi. Foto- Freepik

Lewat Edukasi Saham, Generasi Muda Didorong Lebih Melek Investasi

Achmad Zulfikar Fazli • 23 February 2026 19:39

Jakarta: Literasi soal investasi terus digenjot oleh semua pihak. Tujuannya, agar generasi muda lebih melek terhadap berbagai jenis investasi.

Salah satu bentuk literasi tersebut diberikan melalui media edukasi dan informasi saham gratis, StockWave. Peluncuran StockWave menjadi langkah strategis untuk membuka akses informasi dan edukasi saham yang lebih luas, khususnya bagi generasi muda.

CEO dan Founder TRIV Group, Gabriel Rey, mengatakan melalui platform ini, masyarakat dapat mengakses berbagai konten edukatif dan informasi pasar saham secara gratis dan terbuka untuk semua kalangan.

“Dengan peluncuran media edukasi dan informasi saham gratis StockWave yang saat ini bisa diakses melalui akun Instagram @stockwaveidn, saya memiliki visi agar generasi muda Indonesia dapat melek investasi sejak dini karena Indonesia membutuhkan lebih banyak investor muda,” ujar Gabriel Rey, dalam keterangannya, Senin, 23 Februari 2026.

Dia menambahkan kolaborasi ini tidak hanya menghadirkan edukasi, tetapi mengintegrasikan pengguna dalam ekosistem Rata Kanan Capital.

“Seluruh nasabah StockWave akan dapat menikmati ekosistem Rata Kanan Capital, termasuk berbagai keuntungan seperti diskon di TopGolf, Jungle Padel, dan Ismaya Group,” jelas Rey.

Rey mengungkapkan rencana pengembangan berikutnya. “Kami menargetkan peluncuran aplikasi StockWave dalam waktu dekat,” ucap dia.
 

Baca Juga: 

Saham Fundamental Bagus Masih Menguat, Investor Jangan Panik



Founder & CEO Triv, Gabriel Rey. Dok. Istimewa

Sementara itu, Founder Stockwise, Andry Hakim, menegaskan StockWave hadir dengan misi memperluas akses literasi saham di Indonesia.

“Melalui StockWave, kami ingin membuka akses edukasi saham yang lebih luas dan mudah dijangkau oleh masyarakat,” ujar dia.

Dia menyoroti masih rendahnya tingkat partisipasi investor saham di Indonesia. Targetnya adalah membantu meningkatkan jumlah investor saham di Indonesia, yang masih sekitar 5 persen, agar dapat mendekati tingkat partisipasi seperti di Amerika Serikat yang mencapai sekitar 60 persen.

"StockWave juga akan berkolaborasi dengan StockWise untuk mempercepat tercapainya visi ini,” ujar Andry.

Kehadiran StockWave diharapkan menjadi katalis dalam membangun generasi investor muda yang lebih sadar, cerdas, dan siap menghadapi dinamika pasar keuangan global. Dengan semangat kolaborasi dan literasi yang inklusif, pihaknya optimistis StockWave dapat menjadi platform edukasi saham yang relevan dan berdampak positif bagi masa depan investasi Indonesia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)