Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara memberikan keterangan dalam Konferensi Pers Pembukaan Rapat Koordinasi Perguruan Tinggi Mitra Transmigrasi Patriot 2026 di Jakarta, Minggu malam (18/1/2026). ANTARA/Uyu Septiyati Liman
Fokus Ekonomi Baru, Kementrans Terima Usulan 60 Kawasan Transmigrasi dari Pemda
Achmad Zulfikar Fazli • 19 January 2026 09:57
Jakarta: Menteri Transmigrasi (Mentrans), M Iftitah Sulaiman Suryanagara, menyampaikan terdapat sekitar 60 pemerintah daerah (pemda) yang telah mengajukan usulan pengembangan kawasan transmigrasi di wilayahnya masing-masing.
“Kemungkinan akan ada tambahan kawasan transmigrasi yang baru, karena hari ini kami mendapatkan usulan 60 kawasan transmigrasi dari 60 kepala daerah,” tutur M Iftitah Sulaiman Suryanagara di Jakarta, dilansir dari Antara, Minggu malam, 18 Januari 2026.
Dia menuturkan paradigma transmigrasi telah bergeser, yakni tidak lagi sekadar memindahkan penduduk dari satu tempat ke tempat lain, tapi berfokus pada pengembangan kawasan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Konkretnya, kami harus lebih banyak menyediakan lapangan kerja, kemudian pendapatan yang layak sehingga tidak ada lagi masyarakat yang miskin, serta menjaga kelestarian lingkungan. Kami ingin tidak ada lagi masyarakat miskin di seluruh wilayah Indonesia,” jelas Iftitah.
Iftitah mengakui banyak kawasan transmigrasi yang telah terbentuk justru menjadi kawasan terbelakang. Sebab, tidak bisa menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
“Kami juga harus jujur mengakui ada beberapa tempat yang memang belum berkembang, apalagi karena (kekurangan) infrastruktur dan sebagainya,” kata dia.
Baca Juga:
Kementrans Tutup Program Ekspedisi Patriot |
Agar permasalahan tersebut tidak terjadi kembali, pihaknya akan mengkaji berbagai usulan kawasan transmigrasi baru secara mendalam untuk memastikan tersedianya potensi ekonomi yang dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut sejalan dengan visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan penciptaan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai daerah, khususnya di wilayah Papua.
Iftitah menyampaikan pengembangan ekonomi Papua menjadi salah satu prioritas utama dalam strategi pembangunan nasional ke depan.
"Arahan dari Bapak Presiden (Prabowo Subianto), transmigrasi untuk penciptaan ekonomi baru. Itu fokus yang terbesar justru ada di Papua. Kami ingin di Papua lebih banyak lapangan kerja, lebih banyak melibatkan masyarakat," ujar dia.
Tidak hanya berfokus pada pembangunan ekonomi, pihaknya berupaya meningkatkan keterampilan Sumber Daya Manusia (SDM) di Papua dengan mendirikan Kampus Patriot di Merauke, Papua Selatan. Sehingga, program transmigrasi dapat bermanfaat bagi warga transmigran maupun masyarakat lokal.
“Kami ingin masyarakat tersebut pada saatnya dilakukan investasi dan pembangunan ekonomi, mendapatkan manfaat langsung dari pembangunan ekonomi tersebut, sehingga tidak terasing di negerinya sendiri,” ucap Iftitah.