3 Titik Karhutla Terjadi di Garut dalam Sepekan

Kepulan asap yang muncul di kawasan kaki Gunung Guntur, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (10/7/2026). (ANTARA/Feri Purnama)

3 Titik Karhutla Terjadi di Garut dalam Sepekan

Lukman Diah Sari • 14 July 2026 23:37

Garut: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat, mencatat selama sepekan terakhir ada tiga titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau. Peristiwa karhutla disebut cepat ditangani, sehingga tidak terus meluas.

"Kebakaran hutan dan lahan kemarin ada tiga lokasi, kemarin di Malangbong, di Tarogong Kaler dua, itu baru sementara," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut, Aah Anwar Saefuloh di Garut, Selasa, 14 Juli 2026, melansir Antara.

Pemkab Garut sudah menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan dan karhutla akibat musim kemarau, yang menginstruksikan semua jajaran instansi untuk siap siaga menangani dengan cepat apabila ada laporan karhutla. Saat ini, lanjut dia, sejumlah daerah dilaporkan mulai dilanda kekeringan akibat musim kemarau.

"Kategori (karhutla) belum masif," ujar dia.

Anwar menyampaikan, penanganan tiga titik karhutla di dua kecamatan itu dilakukan secara bersama-sama, khususnya dari tim Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang bergerak untuk memadamkan api.

"Sudah ada beberapa kejadian, sementara ditangani oleh Dinas Damkar," kata dia.

Ilustrasi karhutla. ANTARA/HO-BPBD Ponorogo

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko menyampaikan, jajarannya sudah siap siaga untuk melakukan penanganan kejadian kebakaran, termasuk karhutla.

Disdamkar Garut, lanjut dia, sudah membentuk regu kesiapsiagaan dan cadangan yang siap melayani 24 jam apabila dibutuhkan untuk membantu pemadaman api, termasuk lahan kering yang terbakar.

"Sudah terbentuk regu kesiapsiagaan serta regu cadangan setiap hari 24 jam di setiap Pos Damkar, cuma kesiapsiagaannya saja kami tingkatkan," katanya.

(Lukman Diah Sari)