Ilustrasi. Foto: Freepik.
Inflasi Italia Turun Jadi 1,6% pada Mei
Ade Hapsari Lestarini • 17 June 2025 08:25
Roma: Institut Statistik Nasional (ISTAT) merilis laju inflasi tahunan Italia mencapai 1,6 persen pada Mei. Angka ini lebih rendah dari 1,9 persen pada Maret dan April.
Melansir Xinhua, Selasa, 17 Juni 2025, lembaga tersebut melaporkan laju inflasi inti negara itu, yang tidak termasuk biaya energi dan harga makanan segar, turun menjadi 1,9 persen pada Mei, turun dari 2,1 persen pada April.
ISTAT mengatakan adanya perlambatan pertumbuhan harga energi, meskipun sebagian besar masih lebih tinggi dari tahun sebelumnya, merupakan faktor utama di balik penurunan laju inflasi keseluruhan Mei.
Inflasi di Italia dan zona euro yang lebih luas telah turun tajam dari rekor tertinggi 2022 dan awal 2023, yang didorong oleh melonjaknya harga energi setelah pecahnya konflik Rusia-Ukraina.

Ilustrasi. Foto: Freepik
| Baca juga: Pekerja Asing Sumbang 8,8% Ekonomi Italia |
Inflasi sempat melonjak ke level tertinggi
Sebelumnya, tingkat inflasi tahunan Italia naik menjadi 1,6 persen pada Februari 2025. Menurut data final yang dirilis oleh Institut Statistik Nasional (ISTAT), inflasi Italia mencapai level tertinggi sejak Oktober 2023
Meskipun angka tersebut sedikit di bawah perkiraan awal sebesar 1,7 persen yang dikeluarkan pada akhir Februari, angka ini menandai peningkatan dari tingkat inflasi 1,5 persen pada Januari, yang menunjukkan tren kenaikan berkelanjutan dalam harga konsumen.
Italia telah mengalami inflasi yang relatif moderat selama tahun lalu, dengan kenaikan harga tetap di bawah 1 persen selama tujuh dari sepuluh bulan pertama tahun 2024. Namun, inflasi melampaui ambang batas tersebut pada November dan telah tetap di atasnya sejak saat itu.