Ilustrasi freepik
10 Muharam 1448 H Jatuh pada Tanggal Berapa? Ini Jadwal dan Keutamaannya
Putri Purnama Sari • 20 June 2026 11:58
Jakarta: Bulan Muharam merupakan bulan pertama dalam kalender Hijriah yang memiliki banyak keutamaan. Salah satu hari yang paling istimewa di bulan ini adalah 10 Muharam atau yang dikenal sebagai Hari Asyura.
Banyak umat Islam mencari informasi mengenai kapan 10 Muharam 1448 Hijriah jatuh pada kalender Masehi? Berikut informasinya agar dapat mempersiapkan diri untuk menjalankan puasa sunah dan berbagai amalan lainnya.
10 Muharam 1448 H Jatuh pada Tanggal Berapa?
Berdasarkan kalender Hijriah 1448 H, 10 Muharam 1448 Hijriah jatuh pada Kamis, 25 Juni 2026. Hari tersebut bertepatan dengan Hari Asyura yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Pada tanggal ini, umat Muslim dianjurkan memperbanyak ibadah, terutama menjalankan puasa Asyura.
Keutamaan Puasa Asyura
Puasa Asyura merupakan salah satu puasa sunah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Keutamaan puasa ini dijelaskan dalam hadis riwayat Muslim.
Rasulullah SAW bersabda: "Puasa pada hari Asyura, aku berharap kepada Allah agar dapat menghapus dosa-dosa setahun yang telah lalu." (HR Muslim)
Karena keutamaannya yang besar, banyak umat Islam yang memanfaatkan Hari Asyura untuk memperbanyak amal ibadah.
Jadwal Puasa Tasua dan Asyura 2026
Selain puasa Asyura pada tanggal 10 Muharam, umat Islam juga dianjurkan melaksanakan puasa Tasua pada 9 Muharam. Berikut jadwalnya:
- Puasa Tasua (9 Muharam 1448 H): Rabu, 24 Juni 2026
- Puasa Asyura (10 Muharam 1448 H): Kamis, 25 Juni 2026
Menjalankan puasa pada 9 dan 10 Muharam sekaligus merupakan sunah yang dianjurkan untuk membedakan pelaksanaannya dengan tradisi umat terdahulu.
Amalan yang Dianjurkan pada Hari Asyura
Selain berpuasa, umat Islam juga dapat mengisi Hari Asyura dengan berbagai amalan baik, seperti:
- Membaca Al-Quran
- Memperbanyak zikir dan doa
- Bersedekah kepada yang membutuhkan
- Menjalin silaturahmi
- Memperbanyak istighfar dan taubat
- Melaksanakan salat sunnah
Hari Asyura menjadi momentum bagi umat Muslim untuk meningkatkan ketakwaan dan memperbanyak amal saleh.