1.044 Haji Lombok Tengah Kembali ke Tanah Air

Para jamaah haji Embarkasi Lombok Nusa Tenggara Barat saat tiba di Bandara Internasional Lombok di Lombok Tengah, Jumat (19/6/2026). ANTARA/Ho-Humas Bandara Lombok.

1.044 Haji Lombok Tengah Kembali ke Tanah Air

Whisnu Mardiansyah • 19 June 2026 13:53

Lombok Tengah: Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), mencatat sebanyak 1.044 orang haji telah kembali ke Tanah Air setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci Makkah, Arab Saudi.

"Total peserta haji yang telah kembali atau pulang itu sebanyak 1.044 orang," kata Kepala Kemenhaj Lombok Tengah, Lalu Syamsul Hadi, di Lombok Tengah, seperti dilansir Antara, Jumat, 19 Juni 2026.

Ia menyampaikan dari total peserta haji Lombok Tengah sebanyak 1.177 orang, jemaah yang belum kembali berjumlah 133 orang. Mereka tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 15 dengan rencana kepulangan pada 21 Juni 2026.

"Yang telah kembali itu jamaah haji Kloter 2, 7, dan 12," katanya.

Lalu Syamsul Hadi menyebutkan berdasarkan data sementara, jumlah peserta haji yang meninggal dunia di Makkah tercatat tiga orang akibat sakit.
 


"Ada tiga orang haji Lombok Tengah yang meninggal dunia di Makkah," katanya.

Sebagai bentuk perlindungan dan penghormatan, pemerintah memastikan seluruh hak almarhum jemaah haji, termasuk santunan asuransi jiwa senilai puluhan juta rupiah, diserahkan kepada ahli waris.

Ketiga peserta haji yang meninggal dunia adalah Muhamad Nur, 80, asal Desa Sukaraja, Muhamad Jumaroh, 72, asal Desa Bujak, dan Munisah Ijil Muhamad, 87, asal Desa Pringgarata. Mereka tergabung dalam Kloter 12 dan 15.


Ilustrasi - Seorang penjaga makam berjalan di pemakaman jamaah haji yang meninggal di Sharaya, Makkah, Arab Saudi. ANTARA FOTO/Saptono


Sesuai dengan regulasi yang berlaku di Arab Saudi, ketiga peserta haji yang wafat telah dimakamkan di Tanah Suci Makkah dan tidak dipulangkan ke Tanah Air.

"Hak jamaah haji yang meninggal dunia itu tetap mendapatkan asuransi kematian sebesar Ongkos Naik Haji yang disetorkan," katanya.

(Whisnu M)