Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel
PSIM Target Hentikan Tren Negatif saat Jumpa Persis di Derbi Mataram
Ahmad Mustaqim • 5 February 2026 23:32
Yogyakarta: PSIM Yogyakarta akan menghadapi Persis Solo dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Jumat, 6 Februari 2026. Laga bertajuk Derbi Mataram ini menjadi ajang pembuktian bagi kedua tim yang tengah mengalami penurunan performa.
Sebagai tuan rumah, PSIM diterpa dua kekalahan beruntun dari Persebaya Surabaya (0-3) dan Borneo FC (1-2). Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, menyadari kondisi anak asuhnya usai dua kekalahan tersebut.
"Yang seperti itu (kekalahan beruntun) kadang kala terjadi. Kalau Anda lihat laga lawan Persebaya, saya pikir kami main cukup bagus di babak pertama. Babak kedua kami punya masalah di lini belakang. Dan lawan Borneo, ya kami kebobolan di extra time, sayangnya itu terjadi," kata van Gastel dalam konferensi pers, Kamis, 5 Februari 2026.
Meski kalah, van Gastel menilai timnya layak mendapat poin, khususnya saat melawan Borneo FC. Ia merasa PSIM kurang beruntung.
"Setiap laga kami berusaha menang, apalagi setelah dua kali kalah beruntun. Kami memiliki waktu cukup waktu persiapan (sebelum melawan Persis) sehingga pemain kami harap sudah segar kembali," katanya.
Pelatih berkebangsaan Belanda itu menyebut Persis Solo sulit diprediksi karena kemungkinan membawa 10 pemain baru. Perubahan skuad menjadi tantangan tersendiri.
"Sulit diprediksi bagaimana nanti mereka menghadapi kami, tapi di sisi lain yang lebih penting bagaimana permainan kami sendiri. Kami akan berusaha mencari tahu permainan lawan," ujarnya.
PSIM telah mendatangkan pemain belakang Jop van der Avert. Namun, van der Avert belum dapat diturunkan karena terakhir bermain kompetitif hampir tiga bulan lalu. Sejumlah pemain penting PSIM lainnya juga absen karena cedera dan masalah kebugaran.
Di kubu tamu, Persis Solo berada dalam situasi lebih sulit. Tim berjuluk Las Samber Nyawa itu menempati dasar klasemen sementara Super League dengan hanya 10 poin dari 19 pertandingan. Terakhir, mereka kalah 0-1 dari Persib Bandung di Stadion Manahan, Solo.
Pelatih Persis, Milomir Seslija, mengaku Derbi Mataram menjadi harapan meski diprediksi berlangsung panas. Ia memperkirakan laga esok berjalan baik bagi kedua tim.
"Mereka (PSIM) punya pemain dan pelatih yang bagus, seperti Ze Valente. Kami harus bermain lebih bagus dibanding saat lawan Persib (Bandung)," kata Seslija.