Ilustrasi. Foto: Freepik.
Bitcoin Terkoreksi, Turun di Bawah USD87 Ribu
Eko Nordiansyah • 23 September 2026 09:50
New York: Bitcoin bergerak sedikit lebih rendah pada Selasa, 22 September 2026, mengalami jeda sejenak setelah reli besar yang sempat membawanya ke atas USD87 ribu. Ini merupakan level tertinggi sejak akhir Januari.
Aset kripto terbesar di dunia ini melonjak tajam sepanjang pekan lalu; kekecewaan akibat kegagalan Clarity Act lolos di Senat AS terimbangi oleh langkah Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) yang memperkenalkan regulasi kripto versinya sendiri.
Penurunan harga minyak dan imbal hasil (yield) obligasi Treasury juga memicu reli aset berisiko (risk-on) yang lebih luas di pasar kripto. Pengungkapan adanya pembelian bitcoin tambahan oleh pemegang korporat utama, Strategy, turut memperbaiki sentimen pasar.
Dikutip dari Investing, Rabu, 23 September 2026, Bitcoin turun 0,4 persen ke level USD86.096,1.
Strategy borong 950 bitcoin
Pada Senin, Strategy mengungkapkan telah membeli kembali 950 bitcoin senilai USD75,7 juta dalam periode 14 hingga 20 September.Pembelian tersebut menjadikan total kepemilikan Bitcoin Strategy mencapai 846 ribu koin, level tertinggi sejak akhir Juni, meskipun masih di bawah rekor tertinggi sebanyak 847.363 koin.
Meski demikian, pembelian ini membantu meningkatkan kepercayaan terhadap cadangan Bitcoin Strategy, terutama mengingat perusahaan tersebut sempat menjual sebagian kepemilikannya pada awal tahun ini.
Strategy juga mengungkapkan telah membeli kembali 1,77 juta lembar saham preferen STRC senilai USD174,0 juta pada periode 14-20 September tersebut. Perusahaan secara konsisten membeli kembali saham preferennya untuk mengurangi beban kewajiban dividen terkait ekuitas tersebut.
Seluruh pembelian bitcoin oleh Strategy dilakukan melalui kombinasi penerbitan utang dan ekuitas.
Baca Juga :
Dolar AS Tertahan, Euro Melemah

(Ilustrasi. Foto: Freepik)
Binance diselidiki oleh Departemen Kehakiman AS
Jaksa federal AS sedang menyelidiki apakah Binance melanggar sanksi terhadap Iran dengan memfasilitasi aktivitas perdagangan tertentu di platformnya, demikian dilaporkan Bloomberg pada hari Senin.Pihak berwenang juga sedang menyelidiki apakah Binance secara sadar mengizinkan perdagangan tersebut.
Bursa kripto terbesar di dunia ini sebelumnya telah membayar denda sebesar USD4,3 miliar kepada AS setelah mengaku bersalah melanggar undang-undang anti-pencucian uang dan sanksi AS. Harga BNB turun 2,3 persen pada hari Selasa.
Harga kripto lain mengikuti pergerakan bitcoin
Harga kripto secara umum cenderung turun pada Selasa. Ethereum, kripto terbesar kedua di dunia, turun 1,5 persen menjadi USD2.737,61, sementara XRP naik 0,2 persen menjadi USD1,5596.Altcoin mendapat sentimen positif setelah SEC pada hari Kamis memberikan pengecualian selama lima tahun yang mengizinkan platform yang memenuhi syarat untuk memperdagangkan saham AS yang ditokenisasi di platform berbasis blockchain.
Keputusan tersebut memicu harapan akan integrasi blockchain yang lebih luas dalam pasar keuangan tradisional, serta membantu para pedagang untuk tidak terlalu memikirkan kegagalan Clarity Act.
Altcoin mencatat kenaikan signifikan berkat perkembangan ini, mengingat sebagian besar tokenisasi diperkirakan akan terjadi di jaringan altcoin (altchain) dibandingkan di jaringan Bitcoin.
Di antara altcoin lainnya, Solana turun 1,4 persen. Sebaliknya, Cardano naik 1,6 persen. Memecoin Dogecoin dan $TRUMP masing-masing turun 0,8 persen dan 0,1 persen.