Ilustrasi. Foto: blog.modalku.co.id
Industri Properti Diversifikasi Bisnis hingga ke Sektor Energi
Husen Miftahudin • 21 September 2026 22:47
Jakarta: Industri properti di tanah air gencar melakukan diversifikasi bisnis di tengah tantangan perekonomian yang terjadi saat ini. Salah satunya dilakukan oleh perusahaan properti dan perhotelan, PT Paramount Enterprise International yang memperluas lini bisnis dengan mengembangkan sektor hospitality, healthcare, dan energi.
Strategi tersebut dijalankan untuk membangun ekosistem bisnis yang terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat di kawasan yang dikembangkan perseroan. Langkah ini juga mencakup pengembangan lingkungan yang dapat mendukung berbagai kebutuhan masyarakat.
"Kami tidak hanya membangun gedung atau properti, tetapi juga menciptakan ekosistem kehidupan yang mendukung aktivitas, gaya hidup, serta pertumbuhan masyarakat dan pengguna kota secara berkelanjutan," ungkap Presiden Direktur Paramount Enterprise International M. Nawawi, dikutip dari keterangan tertulis, Senin, 21 September 2026.
Menurut Nawawi, kebutuhan masyarakat perkotaan tidak hanya berkaitan dengan hunian. Pertumbuhan kawasan, mobilitas masyarakat, dan aktivitas ekonomi turut meningkatkan kebutuhan terhadap layanan kesehatan, hospitality, dan fasilitas komersial.
Paramount Enterprise menjalankan diversifikasi bisnis melalui empat pilar utama. Di sektor layanan kesehatan, perusahaan mengembangkan Bethsaida Healthcare yang bergerak melalui rumah sakit dan klinik.
Sementara itu, Paramount Land menjadi lini bisnis yang berfokus pada pengembangan kawasan, termasuk konsep kota mandiri atau township. Sektor hospitality dijalankan melalui Parador Hotels and Resorts yang bergerak dalam layanan akomodasi dan gaya hidup.
Adapun Paramount Energy menjadi bagian dari pengembangan bisnis perusahaan di sektor energi. Nawawi mengatakan sejumlah sektor tersebut dikembangkan agar dapat saling mendukung dalam pengembangan kawasan.
"Paramount Enterprise membangun sinergi bisnis yang saling melengkapi guna menciptakan ekosistem kehidupan yang terintegrasi, lengkap, dan terkoneksi untuk mendukung kebutuhan masyarakat secara menyeluruh," papar dia.
Menurut Nawawi, strategi tersebut sejalan dengan konsep Enriching Lives yang menjadi landasan perusahaan. Pendekatan tersebut diterapkan melalui pengembangan kawasan yang mencakup hunian, pusat bisnis, area komersial, fasilitas kesehatan, hotel, hingga ruang gaya hidup.
"Melalui sinergi lintas sektor, seperti properti, healthcare, dan hospitality, Paramount Enterprise menghadirkan ekosistem bisnis terintegrasi yang saling mendukung untuk menciptakan kawasan dan layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern," tutur dia.

(Gading Serpong Landmark. Foto: dok PT Paramount Enterprise International)
Pengembangan kawasan terintegrasi
Adapun pengembangan kawasan terintegrasi tersebut dilakukan antara lain di Paramount Gading Serpong, Tangerang. Melalui Paramount Land, perusahaan mengembangkan kawasan yang mencakup hunian, area komersial, fasilitas publik, dan layanan pendukung.
Selain Paramount Gading Serpong, Paramount Land juga mengembangkan kawasan township baru, yakni Paramount Petals. Pengembangan tersebut menjadi bagian dari ekspansi konsep kawasan terintegrasi ke wilayah lainnya.
"Integrasi lintas sektor memungkinkan perusahaan menghadirkan kota yang tidak hanya menjadi tempat tinggal atau berbisnis, tetapi juga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara menyeluruh, mulai dari hunian, layanan kesehatan, hingga gaya hidup," kata dia.
Menurut Nawawi, diversifikasi bisnis di luar sektor properti juga menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat pendapatan berulang atau recurring income. Pengembangan kawasan melalui berbagai lini bisnis juga diarahkan untuk mendorong aktivitas ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.
"Melalui seluruh lini bisnis perusahaan, Paramount Enterprise turut mendorong terciptanya kesempatan kerja serta mendukung sektor-sektor industri sesuai lini bisnis perusahaan," ujar Nawawi.
Menurut dia, pertumbuhan kawasan komersial dan aktivitas bisnis turut mendukung pergerakan ekonomi di Tangerang. "Kehadiran infrastruktur dan fasilitas yang terintegrasi turut mendukung terciptanya lingkungan tinggal yang nyaman dan produktif, serta menunjang kualitas hidup masyarakat," tutup Nawawi.