Para pekerja sedang membangun hunian sementara (huntara) di Bener Meriah. Foto: ANTARA/HO-Diskominfo Bener Meriah.
BNPB Targetkan Warga Terdampak Bencana di Sumatra Tempati Huntara Sebelum Puasa
Kautsar Widya Prabowo • 26 January 2026 18:09
Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menargetkan seluruh masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatra yang saat ini masih tinggal di tenda darurat dapat dipindahkan ke hunian sementara (huntara) sebelum memasuki bulan Ramadan. Fokus penanganan saat ini adalah percepatan pembangunan dan penempatan warga ke huntara
“Untuk rumah yang relokasi mandiri dibangun oleh BNPB, tentu saja huntap (hunian tetap) ini nanti tahap berikutnya. Sekarang fokus kita ke huntara. Targetnya sebelum puasa, seluruh masyarakat yang masih tinggal di tenda bisa dipindahkan ke huntara,” ujar Suharyanto, di Gedung Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta Pusat, Senin, 26 Januari 2026.
Baca Juga :
BNPB mencatat, pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat. Total keseluruhan mencapai 17.847 unit.
“Semuanya sedang dikerjakan di masing-masing kawasan dan kota,” jelas Suharyanto.
Hingga saat ini, sebanyak 4.228 unit huntara telah selesai dibangun. Dari jumlah tersebut, 993 kepala keluarga (KK) sudah menempati hunian sementara.
“Yang sudah ditempati, kemarin Bapak Menko bersama Satgas dan kami meresmikan secara serentak di Agam dan beberapa kawasan serta kota lainnya,” kata Suharyanto.

Para pekerja sedang membangun hunian sementara (huntara). Foto: Dok. Istimewa.
Selain huntara, BNPB juga mulai membangun hunian tetap bagi warga yang akan direlokasi secara permanen. Perkembangan pembangunan huntap masih terus berjalan dan bersifat dinamis.
“Per hari ini, ada 12.572 unit huntap yang sudah mulai dibangun di Sumatra Utara dan Sumatra Barat,” kata Suharyanto.