Staf Ahli Gubernur Kalbar Bidang Sumber Daya Manusia, Sefri Kurniadi. Dok. Istimewa
Gelaran MTQ di Kayong Utara Jadi Momentum Tingkatkan Kecintaan pada Al-Qur’an
Achmad Zulfikar Fazli • 10 August 2026 08:24
Jakarta: Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) 2026 di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, telah berakhir. Pelaksanaan MTQ ini menjadi momentum meningkatkan kecintaan dan pemahaman masyarakat terhadap Al-Qur’an.
Kompetisi ini ditutup Staf Ahli Gubernur Kalbar Bidang Sumber Daya Manusia, Sefri Kurniadi, pada Sabtu malam, 8 Agustus 2026. Dia mengungkapkan Pemprov Kalbar mendapat pujian dari banyak pihak atas kesuksesan kegiatan tersebut.
"Ini menjadi salah satu penyelenggaraan yang paling meriah dan paling tertata dalam beberapa tahun terakhir. Ini kebanggaan kita bersama, khususnya masyarakat Kayong Utara, sebagai tuan rumah MTQ ke-34," ujar Sefri dalam keterangan tertulis, Minggu, 9 Agustus 2026.
Sefri mengatakan antusiasme masyarakat dan tamu undangan terlihat sejak pembukaan kegiatan MTQ, Minggu, 2 Agustus 2026. Menurut dia, kegiatan yang dihadiri lebih dari 2.500 orang itu mendapat apresiasi dari banyak pihak karena disiarkan langsung melalui media massa dan media sosial.
"Sejumlah tokoh nasional dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) provinsi dan kabupaten/kota, juga menyampaikan apresiasi. Kegiatan di tingkat provinsi ini dinilai sukses, bahkan disetarakan dengan penyelenggaraan di tingkat nasional," tutur Sefri.
Sementara itu, Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, menambahkan keberhasilan MTQ tak hanya diukur dari jumlah gelar juara dan penghargaan yang dibawa pulang peserta. Menurut dia, MTQ memiliki makna lebih luas sebagai ruang untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an, dan mendorong pengamalan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
"Lebih dari itu, MTQ merupakan wahana syiar Islam, media pembinaan umat, sekaligus sarana untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur'an," ujar Romi.
Baca Juga :
633 Kafilah Bersaing Ketat di MTQ Ke-34 Kalbar
Romi menekankan prestasi di atas panggung bukan menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan dalam mengikuti MTQ. Dia menilai kemenangan yang sesungguhnya bukan hanya ketika berdiri di atas podium penghargaan, tapi ketika nilai-nilai Al-Qur'an hadir dalam kehidupan
Romi mengajak masyarakat membawa semangat MTQ ke lingkungan keluarga dan kehidupan sosial setelah seluruh rangkaian perlombaan berakhir. Dia berharap nilai-nilai yang tumbuh selama penyelenggaraan MTQ bisa menjadi bagian dari upaya membangun generasi beriman, bertakwa, berakhlak mulia, serta memiliki semangat menjaga persatuan.
"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan semangat MTQ sebagai gerakan bersama dalam membangun keluarga Qur'ani, melahirkan generasi yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia, serta memperkuat persatuan demi kemajuan Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat, dan bangsa Indonesia," tutur Romi.
Secara khusus, Romi berterima kasih atas dukungan dan peran aktif yang diberikan tokoh nasional asal Kalbar, Oesman Sapta Odang (OSO). Termasuk, bantuan materiel untuk seluruh peserta dan peraih prestasi MTQ XXXIV Kalbar.
"Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas partisipasi tokoh nasional kebanggaan kita semua, Bapak OSO, yang telah berkenan memberikan apresiasi dan penghargaan terhadap qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang berprestasi dengan bonus uang tunai," ucap Romi.

Penyerahan piagam dalam gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) 2026. Dok. Istimewa
Romi berharap perhatian tersebut menjadi keberkahan bagi seluruh pihak. Dia juga mengajak masyarakat untuk mendoakan OSO beserta keluarga.
Dalam kesempatan sama, Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalbar, Brigjen (Purn) Andi Musa, mengapresiasi seluruh pihak yang berkontribusi atas kesuksesan penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Pihaknya juga mengapresiasi seluruh pendamping, pelatih, dan peserta MTQ XXXIV yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Andi meminta peserta terus berlatih untuk meningkatkan kualitas pada MTQ ke-35 yang akan dilaksanakan di Kota Pontianak.
"Bagi para peserta yang dinyatakan sebagai juara saya ucapkan selamat atas prestasi yang diraih. Bagi peserta yang meraih Juara 1, tolong mempersiapkan diri menjadi calon peserta Provinsi Kalimantan Barat pada MTQ Nasional ke-32 Tahun 2027," ujar Andi.
Juara umum dalam gelaran MTQ ini diraih Kabupaten Kubu Raya. Sementara itu, Kabupaten Mempawah harus merelakan mahkota yang selama tujuh kali berturut-turut berhasil dipertahankan.
Tuan rumah penyelenggaraan MTQ XXXIV Kalbar 2026, Kabupaten Kayong Utara, menutup tugas dengan meraih posisi lima besar dari kompetisi tersebut.