Gunung Marapi Kembali Erupsi Semburkan Abu Setinggi 1.500 Meter

Erupsi Gunung Marapi di Sumatra Barat. MI

Gunung Marapi Kembali Erupsi Semburkan Abu Setinggi 1.500 Meter

Media Indonesia • 1 March 2026 16:05

Padang: Gunung Marapi yang terletak di Provinsi Sumatra Barat kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya. Gunung api tersebut mengalami erupsi pada Minggu sore, dengan melontarkan kolom abu setinggi ribuan meter ke udara.

Berdasarkan laporan resmi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) melalui Badan Geologi dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi terjadi pada pukul 15.11 WIB. Tinggi kolom abu teramati mencapai sekitar 1.500 meter di atas puncak, atau sekitar 4.391 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu terpantau berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah tenggara. Data dari rekaman seismograf menunjukkan erupsi ini memiliki amplitudo maksimum 29,8 milimeter dengan durasi sekitar satu menit delapan detik.

Saat ini, status Gunung Marapi masih berada pada Level II atau Waspada. Masyarakat, pendaki, dan wisatawan diminta untuk tidak memasuki radius tiga kilometer dari pusat aktivitas di Kawah Verbeek. Imbauan ini dikeluarkan untuk mengantisipasi potensi bahaya yang dapat ditimbulkan oleh erupsi mendadak.
 


Tidak hanya itu, warga yang tinggal di sekitar lembah dan bantaran sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Potensi lahar atau banjir lahir dingin dapat terjadi, terutama saat musim hujan tiba. Material vulkanik yang terbawa air hujan berpotensi menjadi lahar yang mengalir melalui aliran sungai.

PVMBG juga memberikan imbauan khusus terkait kesehatan. Jika terjadi hujan abu, masyarakat diminta untuk menggunakan masker guna menghindari gangguan pernapasan akut atau ISPA. Seluruh pihak juga diingatkan agar tidak menyebarkan informasi bohong atau hoaks terkait aktivitas gunung api. Masyarakat diminta untuk selalu mengikuti arahan resmi dari pemerintah daerah.


Gunung Marapi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat erupsi pada Kamis malam (5/2/2025). Antara/HO-Warga

Pemerintah daerah di empat wilayah, yakni Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam, diminta untuk terus berkoordinasi dengan PVMBG dan Pos Pengamatan Gunungapi Marapi. Koordinasi ini penting guna memperoleh informasi terkini mengenai perkembangan aktivitas gunung. Perkembangan aktivitas Gunung Marapi dapat dipantau secara langsung oleh masyarakat melalui situs resmi Badan Geologi dan PVMBG, serta aplikasi Magma Indonesia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)