Pengusaha Perkuat Ekosistem Usaha, Dorong Perputaran Ekonomi hingga Rp500 Miliar

Ilustrasi. Foto: dok Metrotvnews.com

Pengusaha Perkuat Ekosistem Usaha, Dorong Perputaran Ekonomi hingga Rp500 Miliar

Husen Miftahudin • 24 February 2026 12:31

Jakarta: Para pelaku usaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) berkomitmen untuk mendorong perputaran ekonomi daerah. Ini dilakukan melalui kerja sama (MoU) strategi lintas wilayah antara Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jakarta Raya (JAYA) dan BPD HIPMI Jawa Barat (JABAR) dalam agenda Business Matching di Jakarta.

"Acara ini sebagai bentuk komitmen bersama untuk memperkuat sinergi ekonomi antarwilayah dan mendorong kolaborasi bisnis yang berkelanjutan," ungkap pernyataan bersama Ketua Umum BPD HIPMI JAYA Muhammad Riandy Haroen dan Ketua Umum BPD HIPMI JABAR Radityo Egi Pratama usai penandatanganan MoU kedua belah pihak, dikutip dari siaran pers, Selasa, 24 Februari 2026.

Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 500 pengusaha muda, yang terdiri dari perwakilan enam BPC HIPMI JAYA dan 27 BPC HIPMI JABAR, serta dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pimpinan institusi strategis nasional. Mengusung tema "Mempertemukan Peluang, Menguatkan Kolaborasi Bisnis", rangkaian acara dirancang untuk mempertemukan kebutuhan riil para pelaku usaha.

Salah satu agenda utama adalah Business Speed Dating, yang mempertemukan anggota HIPMI JAYA dan HIPMI JABAR dalam sesi pertemuan singkat dan terstruktur untuk saling mengenal profil usaha, potensi kolaborasi, serta rencana pengembangan bisnis. Sesi ini berlangsung dengan antusiasme tinggi dan menjadi ruang efektif dalam menyelaraskan program kerja kolaborasi kedua BPD.
 

Baca juga: Pacu Ekonomi Tumbuh 6%, Purbaya Pelototi Belanja K/L di Kuartal I


(Business Matching yang diselenggarakan bersama HIPMI JAYA dan HIPMI JABAR. Foto: dok HIPMI)
 

Dorong perputaran ekonomi hingga Rp500 miliar


Ketua Bidang XII BPD HIPMI JAYA yang juga pemrakarsa Business Matching ini, Samira Alatas menyampaikan kegiatan ini sebagai bentuk inisiatif dan komitmen dalam mendorong kolaborasi bisnis lintas wilayah yang terstruktur, berkelanjutan, serta berdampak nyata bagi penguatan ekosistem usaha nasional.

"Kolaborasi ini bukan sekadar pertemuan, tetapi upaya membangun ekosistem bisnis yang saling terhubung. Melalui MoU, business speed dating, dan penyerahan katalog usaha, kami ingin memastikan kerja sama yang terbangun dapat langsung ditindaklanjuti dan menggerakkan perputaran ekonomi Indonesia," ucap Samira.

Adapun berdasarkan pemetaan awal terhadap kapasitas usaha, jaringan, dan potensi proyek para peserta, kolaborasi HIPMI JAYA dan HIPMI JABAR ini diproyeksikan memiliki net worth hingga Rp500 miliar pada tahap awal. Nilai tersebut berasal dari potensi kerja sama proyek, joint venture, distribusi, serta penguatan rantai pasok lintas wilayah dan lintas sektor.

"Keberhasilan penyelenggaraan Business Matching HIPMI JAYA dan HIPMI JABAR diharapkan dapat menjadi model kolaborasi antarwilayah HIPMI dalam memperkuat peran pengusaha muda sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional," tutur Samira menambahkan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)