Presiden Prabowo Subianto (kanan) tiba di Pangkalan Udara Angkatan Udara Kerajaan Yordania, Kota Amman, Yordania, disambut oleh Putra Mahkota Pangeran Hussein bin Abdullah al-Hashimi (kiri). Foto: ANTARA/Angelina/gtm.
Jet F-16 Yordania Kawal Kedatangan Presiden Prabowo di Amman
Fachri Audhia Hafiez • 25 February 2026 10:52
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandara Militer Marka, Amman, Yordania, Selasa malam, 24 Februari 2026. Kedatangan orang nomor satu di Indonesia ini disambut dengan penghormatan tinggi, di mana pesawat kepresidenan mendapat pengawalan khusus dari jet tempur F-16 milik Angkatan Udara Kerajaan Yordania sebelum mendarat.
"Penyambutan ini merupakan simbol persahabatan dan penghormatan tinggi antaranegara. Presiden Prabowo disambut langsung Putra Mahkota Kerajaan Yordania Hasyimiah Al Hussein bin Abdullah II dan pasukan kehormatan," tulis keterangan resmi Tim Media Presiden di Jakarta, dilansir Antara, Rabu, 25 Februari 2026.
Setibanya di bandara, Prabowo yang didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Seskab Teddy Indra Wijaya, disambut hangat oleh otoritas setempat serta Duta Besar RI untuk Yordania Ade Padmo Sarwono. Prosesi penyambutan yang khidmat ini mencerminkan komitmen kuat kedua negara dalam mempererat kerja sama strategis, mulai dari sektor pertahanan, pendidikan, hingga pertanian.
Agenda utama kunjungan ini adalah pertemuan bilateral antara Prabowo dengan Raja Yordania, Raja Abdullah II bin Al Hussein, di Istana Al Husseiniya pada Rabu siang waktu setempat. Ini merupakan pertemuan kedua antara kedua pemimpin setelah kunjungan kenegaraan perdana Prabowo ke Amman pada April 2025 lalu.

Pesawat Garuda Indonesia PK-GIF yang membawa Presiden Prabowo Subianto tiba di Pangkalan Udara Angkatan Udara Kerajaan Yordania Marka, Kota Amman, Yordania, Selasa (24/2/2026). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi.
Selain membahas kerja sama bilateral, kedua pemimpin negara dijadwalkan menindaklanjuti isu dinamika geopolitik global, khususnya tahapan pemulihan di Gaza, Palestina. Hal ini menjadi prioritas mengingat Indonesia dan Yordania merupakan anggota aktif Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) Gaza.
Bersama negara Muslim lainnya, kedua negara berkomitmen mewujudkan gencatan senjata permanen dan mendukung penuh kemerdekaan rakyat Palestina.