Ilustrasi Gedung BTN. Foto: dok BTN.
BTN Pertahankan Peringkat idAAA dari Pefindo, Ini Penopangnya
Ade Hapsari Lestarini • 8 September 2026 18:49
Jakarta: PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mempertahankan peringkat idAAA dengan outlook stable dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Peringkat tersebut berlaku untuk periode 4 September 2026 hingga 1 September 2027.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan peringkat tersebut mencerminkan kepercayaan terhadap fundamental dan ketahanan perseroan.
"Peringkat ini memacu kami untuk terus berinovasi menjaga posisi bisnis yang kuat, memperkuat likuiditas dan fleksibilitas keuangan, serta memastikan pertumbuhan bisnis BTN tetap sehat dan berkelanjutan," ujar Nixon dalam keterangan tertulis, Selasa, 8 September 2026.
Pefindo menilai kekuatan kredit BTN ditopang oleh bisnis, likuiditas, dan fleksibilitas keuangan yang sangat kuat. Peringkat tersebut juga didukung oleh penilaian positif terhadap dukungan pemerintah, sejalan dengan peran BTN dalam program pemerintah di sektor perumahan, termasuk program Tiga Juta Rumah.

Ilustrasi. Foto: dok MI.
Peringkat obligasi BTN
Selain peringkat korporasi, Pefindo mempertahankan peringkat idAAA untuk Obligasi Sosial Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 senilai Rp300 miliar.
Peringkat idAA juga dipertahankan untuk Obligasi Subordinasi I Tahap I Tahun 2025 senilai Rp2 triliun.
Di sisi bisnis, BTN tengah melakukan transformasi menuju segmen di luar pembiayaan kredit perumahan. Namun, perseroan tetap menyalurkan KPR bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah hingga menengah sebagai bagian dari dukungan terhadap program perumahan pemerintah.
Per 30 Juni 2026, sebanyak 60 persen saham BTN dimiliki pemerintah melalui BPI Danantara dan BP BUMN, sedangkan 40 persen lainnya dimiliki publik.