Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Cirebon. Foto: Brantas Abipraya.
Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Cirebon Capai 40%
Husen Miftahudin • 8 May 2026 22:37
Jakarta: PT Brantas Abipraya (Persero) mencatat progres pembangunan proyek Sekolah Rakyat di Cirebon hingga awal Mei 2026 telah mencapai 40,243 persen dengan realisasi terhadap kurva S sebesar 12,865 persen. Pelaksanaan proyek itu pun terus dikebut agar dapat selesai sesuai target dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat.
Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya Dian Sovana mengatakan berbagai strategi percepatan terus dioptimalkan agar pembangunan Sekolah Rakyat Cirebon dapat berjalan efektif meskipun menghadapi tantangan akses proyek di lapangan.
"Brantas Abipraya berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan Sekolah Rakyat Cirebon dengan tetap mengedepankan kualitas, keselamatan kerja, dan ketepatan waktu," ujar Dian dikutip dari keterangan tertulis, Jumat, 8 Mei 2026.
"Kami memahami pentingnya percepatan pembangunan fasilitas pendidikan ini bagi masyarakat. Karena itu, kami menerapkan berbagai langkah strategis mulai dari optimalisasi metode konstruksi, penambahan fasilitas pendukung pekerjaan, hingga penerapan sistem kerja tiga shift agar progres proyek tetap terjaga. Kami optimistis pembangunan Sekolah Rakyat Cirebon dapat selesai tepat waktu dengan kualitas terbaik," tegas Dian menambahkan.
Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya Dian Sovana mengatakan berbagai strategi percepatan terus dioptimalkan agar pembangunan Sekolah Rakyat Cirebon dapat berjalan efektif meskipun menghadapi tantangan akses proyek di lapangan.
"Brantas Abipraya berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan Sekolah Rakyat Cirebon dengan tetap mengedepankan kualitas, keselamatan kerja, dan ketepatan waktu," ujar Dian dikutip dari keterangan tertulis, Jumat, 8 Mei 2026.
"Kami memahami pentingnya percepatan pembangunan fasilitas pendidikan ini bagi masyarakat. Karena itu, kami menerapkan berbagai langkah strategis mulai dari optimalisasi metode konstruksi, penambahan fasilitas pendukung pekerjaan, hingga penerapan sistem kerja tiga shift agar progres proyek tetap terjaga. Kami optimistis pembangunan Sekolah Rakyat Cirebon dapat selesai tepat waktu dengan kualitas terbaik," tegas Dian menambahkan.
| Baca juga: Pembangunan Sekolah Rakyat di Sulut dan Kalsel Dipastikan Kelar Tepat Waktu |
Terapkan strategi percepatan pembangunan
Dalam pelaksanaannya, proyek pembangunan Sekolah Rakyat Cirebon menghadapi sejumlah tantangan, salah satunya kondisi jalan akses lingkungan yang sempit sehingga membatasi mobilitas kendaraan besar dan distribusi material proyek. Kendala tersebut berdampak pada pengaturan traffic proyek serta efektivitas pengiriman material konstruksi.
Meski demikian, Brantas Abipraya menerapkan berbagai strategi percepatan pembangunan untuk memastikan progres proyek tetap berjalan optimal. Beberapa langkah percepatan yang dilakukan antara lain penggunaan tulangan struktur pelat dengan besi wiremesh guna meningkatkan efisiensi pekerjaan, penambahan batching plant menjadi lima unit untuk mendukung kebutuhan pengecoran, serta penerapan sistem kerja tiga shift agar pekerjaan dapat berlangsung lebih maksimal.
Selain itu, lanjut Dian, dilakukan pula perubahan spesifikasi jendela dari tipe nako menjadi tipe casement window guna meningkatkan kualitas bangunan sekaligus mempercepat proses instalasi.
.jpeg)
(Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Cirebon. Foto: Brantas Abipraya)
Dukung peningkatan kualitas SDM
Dian menambahkan, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari komitmen Brantas Abipraya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui penyediaan infrastruktur pendidikan yang modern, aman, dan nyaman bagi generasi masa depan Indonesia.
Brantas Abipraya optimistis proyek ini akan memberikan dampak positif berkelanjutan. Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda di berbagai daerah.
"Brantas Abipraya akan terus menghadirkan infrastruktur berkualitas yang memberikan dampak positif bagi masyarakat serta mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul," kata Dian.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com