SPPG Pondok Bambu 1 Mengandalkan Bahan Segar dari UMKM Setempat

Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pondok Bambu 1, Jakarta Timur. Dokumentasi/ istimewa.

SPPG Pondok Bambu 1 Mengandalkan Bahan Segar dari UMKM Setempat

Deny Irwanto • 14 May 2026 11:00

Jakarta: Aktivitas di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pondok Bambu 1 dimulai sejak pagi hari. Di tempat ini, ribuan paket makanan bergizi disiapkan setiap hari untuk anak-anak sekolah hingga ibu hamil dan balita.

Setiap harinya, sekitar 2.500 paket Makan Bergizi Gratis (MBG) diproduksi untuk didistribusikan ke sejumlah sekolah mulai dari jenjang PAUD hingga SMA, serta posyandu bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Kepala SPPG Pondok Bambu 1, Dwi Nur Ahmad Yani, menegaskan seluruh makanan diolah langsung di dapur produksi untuk menjaga kualitas serta keamanan pangan bagi para penerima manfaat.

“Dengan regulasi yang ada, kami diperintahkan terkait pengolahan makanan untuk tidak menggunakan bahan UPF melainkan harus dari hasil olahan sendiri. Karena kami juga melibatkan UMKM sekitar sebagai pemasok bahan dasar makanan yang nantinya akan kami olah sendiri untuk menjaga keamanan pangan,” kata Dwi di Jakarta, Kamis, 14 Mei 2026.

Setiap hari, menu yang disajikan selalu berbeda agar anak-anak dan masyarakat penerima manfaat mendapatkan variasi makanan yang sehat dan menarik. Beragam menu seperti chicken katsu, chicken strip, chicken teriyaki, chicken nugget, ikan dori, ikan tepung asam manis, tempe katsu, beef teriyaki, hingga beef slice bulgogi disiapkan secara bergantian.

Menu tersebut juga dilengkapi susu UHT full cream serta aneka buah segar seperti anggur, jeruk, kelengkeng, pisang, dan apel.


Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pondok Bambu 1, Jakarta Timur. Dokumentasi/ istimewa.

Selain memperhatikan variasi menu, pihak SPPG memastikan seluruh bahan baku yang digunakan berada dalam kondisi segar dan layak konsumsi sebelum diolah menjadi makanan siap saji.

"Kami selalu memastikan bahan baku makanan yang akan diolah layak produksi dan selalu dipastikan segar, seperti ayam potong, sayuran, buah, dan bahan baku makanan lainnya," ungkapnya.

Di balik proses produksi makanan bergizi tersebut, terdapat keterlibatan pelaku UMKM lokal yang menjadi bagian penting dalam rantai pasok bahan baku makanan.

SPPG Pondok Bambu 1 menggandeng UMKM sekitar untuk memasok berbagai kebutuhan dapur, mulai dari bahan pangan hingga kebutuhan produksi lainnya. Langkah ini dinilai tidak hanya membantu pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga turut menggerakkan roda ekonomi warga sekitar.

"Kami juga melibatkan sektor UMKM sekitar dalam meningkatkan ekonomi masyarakat, seperti untuk pasokan bahan baku yang kami ambil dari UMKM sekitar," ujarnya.

Melalui dapur gizi ini, upaya menjaga kesehatan dan pemenuhan nutrisi anak-anak serta ibu hamil tidak hanya hadir dalam bentuk makanan, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara pelayanan masyarakat dan pemberdayaan ekonomi lokal.

 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Deny Irwanto)