Lansia Tewas Terjebak Karhutla di Ponorogo

Petugas bersama warga memadamkan kebakaran lahan jati di Desa Sampung, Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (17/9/2026). Kebakaran tersebut menyebabkan seorang perempuan lanjut usia meninggal dunia setelah terjebak kobaran api saat mencari kayu di ladang, sementar

Lansia Tewas Terjebak Karhutla di Ponorogo

Whisnu Mardiansyah • 17 September 2026 19:02

Ponorogo: Seorang perempuan lanjut usia (lansia) meninggal dunia setelah terjebak kebakaran lahan jati di Desa Sampung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Korban ditemukan dalam kondisi terkepung api saat sedang mencari kayu.

Kapolsek Sampung AKP Agus Suprianto mengatakan kebakaran terjadi di lahan yang berada di belakang permukiman warga, tepatnya di Dukuh Sampung Lor, Desa Sampung. Api diketahui warga sekitar pukul 10.00 WIB.

Saat kebakaran berlangsung, korban sedang berada di ladang untuk mencari kayu. Suami korban, Tumiran, kemudian mencari istrinya setelah mengetahui lahan di belakang rumah mereka terbakar.

"Tumiran mengetahui lahan di belakang rumahnya terbakar, sementara istrinya saat itu sedang mencari kayu di ladang. Karena khawatir, Tumiran langsung melakukan pencarian dan korban ditemukan dalam kondisi terjatuh serta terkepung api," kata Agus, seperti dilansir Antara, Kamis, 17 September 2026.
 


Warga yang mengetahui keberadaan korban segera melakukan evakuasi. Korban kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk memperoleh pertolongan.

Namun, luka bakar yang dialami korban mencapai sekitar 70 persen. Kondisi tersebut membuat nyawa korban tidak tertolong.

"Korban sempat dievakuasi warga dan dibawa ke puskesmas. Namun karena mengalami luka bakar sekitar 70 persen, nyawa korban tidak dapat diselamatkan," ujarnya.


Ilustrasi penanganan karhutla. Foto: dok. Medcom. 


Petugas kepolisian yang tiba di lokasi turut membantu penanganan kejadian. Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan informasi terkait peristiwa tersebut.

Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki sumber api dan titik awal kebakaran lahan. Jenazah korban telah dimakamkan di pemakaman setempat.

Kepolisian mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di area yang memiliki material mudah terbakar, terutama selama musim kemarau.

(Whisnu M)