Ilustrasi listrik. Foto: Shutterstock
Daftar Kode Meteran Listrik 2026, Bisa Cek Sisa kWh hingga Token Terakhir
Eko Nordiansyah • 21 August 2026 14:24
Jakarta: Meteran listrik token saat ini tidak hanya digunakan untuk memasukkan kode token, tapi juga dapat memberikan berbagai informasi mengenai penggunaan listrik di rumah.
Pelanggan dapat menggunakan sejumlah kode tertentu untuk mengetahui kondisi dan riwayat penggunaan listrik melalui layar meteran.
Terdapat beberapa macam meteran listrik jenis token yang digunakan di Indonesia, di antaranya Melcoinda, Sanxing, Cannet, Smart, Itron, Hexing, Conlog, Glomet, dan STAR. Jenis-jenis tersebut memiliki kode yang dapat digunakan pelanggan untuk mengecek berbagai informasi terkait penggunaan listrik, mulai dari sisa kWh, daya yang digunakan, tegangan listrik, hingga kode token terakhir.
Setiap merek meteran memiliki kombinasi kode dan fungsi yang berbeda. Dengan mengetahui kode tersebut, pelanggan dapat memeriksa informasi pada meteran listrik secara lebih mudah tanpa harus menggunakan aplikasi tambahan. Berikut rinciannya:
Kode meteran Melcoinda, Sanxing, Cannet, Smart
Meteran listrik merek Melcoinda, Sanxing, Cannet, dan Smart juga memiliki sejumlah kode yang dapat digunakan pelanggan untuk mengecek berbagai informasi terkait penggunaan listrik.Pelanggan cukup memasukkan kode pada meteran, kemudian menekan tombol Enter. Berikut beberapa kode beserta fungsinya:
- 00 + Enter: Menampilkan layar LCD meteran.
- 01 + Enter: Melakukan tes relay.
- 02 + Enter: Melakukan tes alarm.
- 03 + Enter: Menampilkan total pemakaian kredit.
- 04 + Enter: Menampilkan Key Revision Number (KRN).
- 05 + Enter: Menampilkan indeks tarif.
- 07 + Enter: Menampilkan batas daya listrik.
- 09 + Enter: Menampilkan daya listrik yang sedang digunakan.
- 10 + Enter: Menampilkan versi program meteran.
- 37 + Enter: Menampilkan sisa kredit listrik.
- 38 + Enter: Menampilkan total pengisian kredit.
- 41 + Enter: Menampilkan tegangan listrik yang sedang digunakan.
- 44 + Enter: Menampilkan arus listrik yang sedang digunakan.
- 53 + Enter: Menampilkan total pengisian token kredit.
- 54 + Enter: Menampilkan token kredit terakhir.
- 55 + Enter: Menampilkan token kredit terakhir kedua.
- 56 + Enter: Menampilkan token kredit terakhir ketiga.
- 57 + Enter: Menampilkan token kredit terakhir keempat.
- 58 + Enter: Menampilkan token kredit terakhir kelima.
- 83 + Enter: Menampilkan konsumsi energi pada bulan lalu.
- 84 + Enter: Menampilkan konsumsi energi dua bulan lalu.
- 85 + Enter: Menampilkan konsumsi energi tiga bulan lalu.

(Ilustrasi. Foto: Dok PLN)
Kode meteran Itron
Meteran listrik Itron cukup populer digunakan oleh pelanggan PLN dan memiliki sejumlah kode yang dapat digunakan untuk mengecek informasi terkait penggunaan listrik.Kode tersebut umumnya terdiri dari kombinasi angka yang kemudian diikuti dengan tombol Enter. Berikut sejumlah kode meteran Itron beserta fungsinya:
- 00 + Enter: Memulai ulang meteran listrik.
- 03 + Enter: Mengecek total kWh listrik pada periode sebelumnya.
- 07 + Enter: Mengecek batas kWh listrik.
- 09 + Enter: Mengecek jumlah daya listrik yang telah digunakan.
- 41 + Enter: Mengecek tegangan atau voltase listrik.
- 44 + Enter: Mengecek jumlah ampere listrik yang sedang digunakan.
- 47 + Enter: Mengecek total daya listrik yang sedang digunakan.
- 54 + Enter: Mengecek kode token listrik terakhir yang dimasukkan.
- 59 + Enter: Mengecek jumlah kWh pada pengisian token terakhir.
- 69 + Enter: Mengecek jumlah kejadian listrik mati.
- 75 + Enter: Mengecek ID meteran PLN prabayar.
- 78 + Enter: Mengecek durasi penundaan alarm dalam satuan menit.
- 79 + Enter: Mengecek batas minimal munculnya alarm.
- 90 + Enter: Mematikan lampu LED pada meteran.
- 123xx + Enter: Mengubah durasi penundaan alarm. Misalnya, kode 12330 digunakan untuk mengatur penundaan alarm selama 5 menit.
- 456xx + Enter: Mengubah batas minimal alarm. Misalnya, kode 45610 digunakan untuk mengatur batas minimal alarm menjadi 15 kWh.
Kode meteran Hexing
Meteran listrik token merek Hexing juga memiliki sejumlah kode yang dapat digunakan untuk mengecek berbagai informasi terkait penggunaan listrik.Pelanggan cukup memasukkan kode pada meteran, kemudian menekan tombol Enter. Berikut beberapa kode meteran listrik Hexing beserta fungsinya:
- 800 + Enter: Memulai ulang atau melakukan restart meteran.
- 801 + Enter: Mengecek sisa kWh listrik.
- 804 + Enter: Mengecek ID meteran PLN prabayar.
- 807 + Enter: Mengecek tegangan atau voltase listrik.
- 808 + Enter: Mengecek jumlah ampere listrik yang sedang digunakan.
- 809 + Enter: Mengecek jumlah kejadian listrik mati.
- 812 + Enter: Mematikan alarm batas kWh.
- 814 + Enter: Mengecek daya listrik yang sedang digunakan.
- 815 + Enter: Mengecek tanggal pengisian token terakhir.
- 817 + Enter: Mengecek jumlah kWh pada pengisian token terakhir.
- 851 + Enter: Mengecek total kWh listrik yang telah digunakan.
- 852 + Enter: Mengecek kode token listrik terakhir yang dimasukkan.
Kode meteran Conlog
Berikut beberapa kode yang dapat digunakan untuk mengecek informasi pada meteran listrik:- #1#: Mengecek rata-rata daya listrik yang digunakan.
- #2#: Mengecek jumlah kWh pada pemakaian terakhir.
- #6#: Mengecek jumlah kWh yang dimasukkan terakhir.
- #11#: Mengecek kode token listrik terakhir yang dimasukkan.
Kode meteran Glomet
Meteran listrik token merek Glomet juga memiliki sejumlah kode yang dapat digunakan pelanggan untuk mengecek berbagai informasi terkait penggunaan listrik.Kode tersebut dapat dimasukkan pada meteran, kemudian diikuti dengan tombol Enter. Berikut beberapa kode meteran Glomet beserta fungsinya:
- 37 + Enter: Mengecek sisa kWh listrik.
- 38 + Enter: Mengecek total kWh listrik pada periode sebelumnya.
- 41 + Enter: Mengecek tegangan atau voltase listrik.
- 47 + Enter: Mengecek daya listrik yang sedang digunakan.
- 54 + Enter: Mengecek kode token listrik terakhir yang dimasukkan.
- 59 + Enter: Mengecek jumlah kWh pada pengisian token terakhir.
- 75 + Enter: Mengecek ID meteran PLN prabayar.
- 79 + Enter: Mengecek batas minimal munculnya alarm.
Kode meteran Star
Meteran listrik token merek STAR juga memiliki sejumlah kode yang dapat digunakan untuk mengecek berbagai informasi terkait penggunaan listrik.Setelah mengetahui kode yang dibutuhkan, pelanggan cukup memasukkan kode tersebut pada meteran listrik seperti saat memasukkan token. Berikut beberapa kode meteran listrik STAR beserta fungsinya:
- 07 + Enter: Mengecek sisa kWh listrik.
- 12 + Enter: Mengecek batas minimum munculnya alarm.
- 37 + Enter: Mengecek durasi penundaan alarm dalam satuan menit.
- 65 + Enter: Mengecek ID meteran listrik prabayar.
- 76 + Enter: Mengecek jumlah kWh pada pengisian token terakhir.