Seorang calon haji asal Kota Madiun menjalani vaksinasi meningitis di Pukesmas Banjarejo, Kota Madiun, Jawa Timur untuk persiapan ibadah haji tahun 2026. ANTARA/Louis Rika
227 Calon Haji Kota Madiun Diberikan Vaksin Meningitis dan Polio
Silvana Febiari • 31 March 2026 21:05
Madiun: Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB (Dinkes PPKB) Kota Madiun memberikan suntikan vaksin meningitis dan polio kepada jemaah calon haji (JCH) sebagai rangkaian persiapan menunaikan ibadah pada musim haji 2026. Pihaknya memastikan pelaksanaan vaksinasi berjalan sesuai ketentuan.
"Pelaksanaan vaksinasi dijadwalkan selama sepekan dan dilayani di enam puskesmas di Kota Madiun. Untuk jadwal, dibagi menyesuaikan jumlah jamaah di masing-masing wilayah terdekat dengan puskesmas agar prosesnya berjalan efektif dan tidak antre," ujar Ketua Tim Kerja Surveilans Imunisasi dan Penyakit Menular Dinkes PPKB Kota Madiun Tri Wahyuning Novitasari, dilansir dari Antara, Selasa, 31 Maret 2026.
Menurutnya, vaksinasi tersebut memiliki peran penting dalam melindungi jemaah dari risiko penyakit menular selama berada di Arab Saudi. "Melalui vaksin ini, harapannya tentu jamaah tetap sehat, baik sebelum keberangkatan maupun saat menjalankan ibadah haji nanti," ungkap dia.
Baca Juga :
Persiapan Operasional Haji Capai 100%
Terdapat tiga jenis vaksin yang wajib diberikan pada jemaah calon haji asal Indonesia sebelum berangkat ke Tanah Suci, yakni vaksin meningitis, polio, dan COVID-19.
"Para calon haji wajib menerima tiga vaksin. Yang pertama meningitis, kedua polio dan ketiga COVID-19. Namun, rata-rata jamaah sudah menerima vaksin COVID-19 sebelumnya, maka saat ini fokus pada pemberian vaksin meningitis dan polio," jelasnya.

Ilustrasi vaksin covid/Medcom.id
Ketua Kloter SUB 22, Zainal Arifin yang mendampingi proses vaksinasi menyatakan bahwa selain vaksin, kesiapan fisik juga menjadi hal penting dalam kelancaran ibadah haji. "Ibadah haji ini ibadah fisik. Jadi, jamaah harus menjaga stamina, rutin olahraga, seperti jalan kaki atau jogging, dan memperhatikan nutrisi," bebernya.
Zainal menyebut bahwa calon haji dari Kota Madiun akan tergabung dalam satu kelompok terbang bersama daerah lain. Totalnya sekitar 380 orang dalam satu kloter.
Sesuai data, tercatat ada 227 calon haji, termasuk petugas haji daerah, yang mengikuti rangkaian kegiatan vaksinasi yang dijadwalkan hingga sepekan mendatang sebelum berangkat ke Tanah Suci. Calon Haji Kota Madiun dijadwalkan masuk Embarkasi Surabaya pada 27 April 2026.