Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden AS Donald Trump. Foto: Dok Kemenko Perekonomian
Presiden Prabowo: Perjanjian Dagang RI-AS Saling Menguntungkan
M Ilham Ramadhan Avisena • 22 February 2026 17:47
Washington: Presiden Prabowo Subianto menyatakan perundingan perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat telah mencapai titik temu yang dinilai saling menguntungkan. Menurutnya, proses negosiasi yang berlangsung cukup panjang akhirnya menghasilkan kesepahaman di antara kedua negara.
"Kita bahas masalah perdagangan di antara dua negara. Perundingan sudah cukup lama, artinya ketemu saling menguntungkan, saling menghormati saya kira bagus ya," ujar Prabowo dikutip pada Minggu, 22 Februari 2026.
Meski demikian, dinamika kebijakan tarif di AS masih menjadi perhatian. Presiden menyinggung putusan Supreme Court Amerika Serikat terkait kebijakan tarif yang berpotensi memengaruhi arah perdagangan.
Ia menegaskan Indonesia memilih menghormati proses politik domestik di AS sembari menyiapkan berbagai langkah antisipatif. "Kita siap menghadapi semua kemungkinan. Kita hormati politik dalam negeri Amerika Serikat, kita lihat perkembangannya," kata Prabowo.

(Presiden AS Donald Trump.Xinhua/Hu Yousong)
Tarif sementara 10% masih dapat diterima
Terkait kebijakan tarif sementara sebesar 10 persen, Kepala Negara menilai kondisi tersebut masih berada dalam batas yang dapat diterima. "Saya kira menguntungkan ya. Kita siap untuk menghadapi segala kemungkinan," tambahnya.Di luar isu tarif, Prabowo juga mengungkapkan pertemuannya dengan sejumlah pimpinan perusahaan investasi global. Ia mengklaim respons pelaku usaha terhadap prospek ekonomi Indonesia cukup positif.
"Mereka menyampaikan mereka sangat tertarik sama Indonesia, mereka confident, mereka lihat iklimnya membaik terus, mereka positif terhadap ekonomi kita," pungkas Prabowo.