Kebakaran Hutan di Prancis Hanguskan 1.600 Hektare Lahan, 650 Warga Dievakuasi

Kebakaran hutan di Landes, Prancis, telah membakar sekitar 1.600 hektare lahan. (Anadolu Agency)

Kebakaran Hutan di Prancis Hanguskan 1.600 Hektare Lahan, 650 Warga Dievakuasi

Willy Haryono • 15 August 2026 20:19

Paris: Kebakaran hutan yang melanda wilayah Landes, Prancis barat daya, telah menghanguskan sekitar 1.600 hektare lahan dan memaksa 650 warga mengungsi pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Otoritas setempat mengatakan area yang terdampak kebakaran terus meluas sepanjang malam.

Prefek Landes Gilles Clavreul mengatakan dua sektor tambahan juga berpotensi dievakuasi apabila api berhasil melewati garis pengendalian yang telah dibuat petugas.

Sebelumnya, kebakaran hutan sempat menunjukkan perkembangan yang relatif terkendali sebelum kembali menguat sekitar pukul 04.30 waktu setempat di kawasan yang sulit dijangkau tim pemadam.

“Kondisinya berkembang cukup baik, tetapi kembali meningkat pada sekitar pukul 04.30,” kata Kolonel Arnaud Fabre, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Departemen Landes, seperti dilaporkan kantor berita BFMTV.

Kawasan tersebut kemudian menjadi fokus utama operasi pemadaman pada Sabtu.

Pesawat dan Helikopter Dikerahkan

Untuk membantu mengendalikan kobaran api, otoritas Prancis meminta pengerahan kembali helikopter Chinook yang dipinjamkan Australia, pesawat pemadam Canadair, serta sejumlah armada udara lainnya.

Helikopter CH-47D Chinook yang memiliki dua rotor tersebut mampu menjatuhkan sekitar 11.300 liter air dalam satu kali operasi. Kapasitas tersebut hampir dua kali lipat dibandingkan pesawat Canadair.

Helikopter tersebut juga dapat beroperasi pada siang maupun malam hari dan mengisi kembali tangki airnya dalam sekitar 90 detik dengan mengambil air dari sumber terdekat.

Clavreul berharap penurunan suhu dan kemungkinan hujan pada Sabtu malam dapat membantu petugas mengendalikan kebakaran. Namun, dia memperingatkan bahwa kondisi cuaca tetap menjadi faktor yang sulit diprediksi.

Gelombang Panas Perparah Risiko Kebakaran

Kebakaran di Landes terjadi ketika sebagian wilayah Prancis masih menghadapi gelombang panas. Badan meteorologi Prancis Meteo-France menetapkan 64 departemen berada dalam status peringatan oranye untuk gelombang panas.

Meskipun gelombang panas secara bertahap mulai mereda di wilayah barat Prancis, suhu di sejumlah daerah masih diperkirakan mencapai 30-34 derajat Celsius.

Suhu tinggi yang berlangsung bersamaan dengan kekeringan berkepanjangan telah meningkatkan risiko kebakaran hutan di berbagai wilayah Prancis.

Kondisi tersebut menyulitkan upaya pemadaman karena vegetasi yang kering lebih mudah terbakar dan api dapat kembali menyala setelah sebelumnya berhasil dikendalikan.

Otoritas Landes masih memantau perkembangan kebakaran dan bersiap memperluas evakuasi apabila api kembali melewati garis pengendalian.

Baca juga:  Drone Jatuh Picu Kebakaran Hutan Dekat Perbatasan Rumania-Ukraina

(Willy Haryono)